Alun-alun Cimahi Disiapkan Jadi Ruang Kreatif, Revitalisasi Sangkuriang Masuk Agenda 2030
Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira mengatakan gagasan muncul dari kebutuhan ruang pementasan yang bisa diakses publik. "Kita memang terinspirasi, kalau jauh mungkin seperti Broadway atau Times Square di New York. Tapi secara konsep, kurang lebih seperti yang ada di TMII," kata Adhitia di Pemkot Cimahi, Kamis (16/4/2026).
"Menurut Adhitia, alun-alun tidak lagi sekadar ruang terbuka. Kawasan itu diharapkan menjadi pusat aktivitas budaya tempat seniman dapat pentas dan dinikmati warga. "Teman-teman yang berkesenian bisa pentas di sana, sehingga alun-alunnya aktif dan masyarakat juga bisa menikmati," ujarnya.
Selain Alun-alun, Pemkot Cimahi menyiapkan pengembangan kawasan Gelanggang Olahraga Sangkuriang beserta fasilitas sekitarnya. Adhitia menyebut pembahasan awal sudah dilakukan, namun realisasi menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Kawasan Sangkuriang tetap masuk agenda penataan dalam lima tahun ke depan.
"Untuk tahun anggaran mendatang, pemerintah kota memprioritaskan penanganan persoalan mendesak yaitu banjir dan sampah. Kedua isu itu dinilai menjadi kebutuhan utama warga yang harus segera ditangani. “Untuk tahun depan, sepertinya kita fokus dulu ke banjir dan sampah. Itu yang utama,” kata Adhitia.
Meski demikian, revitalisasi kawasan Sangkuriang tetap berjalan bertahap hingga 2030. “Mudah-mudahan sesuai yang kami sampaikan saat Pilkada, dalam lima tahun ini kita bisa melakukan pembenahan Sangkuriang,” tukasnya.
"Target pembenahan direalisasikan secara bertahap menyesuaikan anggaran," Wakil Wali Kota Cimahi. (Rustandi)





Posting Komentar