Haru Jemaah Haji Termuda Cimahi: Alifiya Nur Syabani Gantikan Almarhum Ayah, Temani Ibu Berangkat ke Tanah Suci
“Bapak saya meninggal tahun 2024. Terus saya dipanggil untuk berangkat tahun ini, padahal estimasi awalnya kami sekeluarga berangkat 2027,” ungkap Alifiya saat di temui sebelum berangkat, Minggu (26/04/2026)
Keberangkatan Alifiya dimungkinkan karena kebijakan pelimpahan porsi haji kepada ahli waris.
“Ini karena mungkin kebijakan bisa diganti oleh ahli waris, dalam hal ini anaknya. Jadi saya yang dapat, agar bisa menemani ibu saya beribadah haji,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Saat ditanya soal persiapan, Alifiya mengaku prosesnya cukup panjang.
“Dalam pengurusan dokumen lumayan banyak. Dari beberapa bulan lalu banyak yang diurus, mulai dari paspor, visa, sampai cek kesehatan. Alhamdulillah sekarang semua beres,” jelasnya.
Mahasiswi itu juga bersyukur pihak kampus memberi dukungan penuh.
“Alhamdulillah dari kampus juga aman dan memberikan izin. Dosen-dosen mendukung karena ini ibadah sekali seumur hidup, ia mengaku tak menyangka bisa berangkat secepat ini, kata kata Alifiya.
“Saya nggak nyangka, tiba-tiba aja. Karena ibu saya sudah menunggu 12 tahun. Tiba-tiba saya bisa gantikan bapak dan berangkat bareng ibu, rasanya campur aduk,” ujarnya.
Untuk persiapan, Alitiya dan ibunya mengikuti seluruh prosedur pemerintah. “Kesehatan lebih dijaga lagi, ikut manasik, dan siap lahir batin menjalankan rukun Islam kelima,” tutupnya. (Rustandi)





Posting Komentar