Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Cimahi, Empat Lokasi Terdampak
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi mencatat empat lokasi terdampak, termasuk Jalan Melong Tengah, Komplek Pharmindo, Jalan Raya Cibeureum, dan Jalan Raya Cibeureum No. 45.
Di Jalan Melong Tengah, atap spandek milik warga terlepas dan terbawa angin, menimpa atap genteng rumah lain. "Total terdapat 2 Kepala Keluarga (KK) dengan 6 jiwa yang terdampak," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, saat di hubungi Senin (6/4/2026)
"Kerusakan juga terjadi di Komplek Pharmindo, dimana pohon tumbang menimpa sepeda motor. Bagian spoiler kendaraan mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian sekitar Rp500.000," ucap Fithriandy.
Di Jalan Raya Cibeureum, pohon Angsana tumbang dan menimpa tiang listrik serta fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU), mengganggu arus lalu lintas.
"BPBD bersama instansi terkait telah melakukan evakuasi dan pembersihan di sebagian besar lokasi terdampak. "Namun, proses penanganan di area saung joglo masih tertunda akibat kendala teknis di lapangan," kata Fithriandy.
Meski menimbulkan kerugian material, peristiwa ini tidak menelan korban jiwa maupun luka-luka. Kondisi keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi juga dilaporkan tetap terkendali.
"BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Warga diminta memastikan kondisi bangunan serta pepohonan di sekitar tempat tinggal dalam keadaan aman.
Total estimasi kerugian material akibat terjangan angin kencang ini mencapai Rp33.500.000," tambah Fithriandy.
Fithriandy menghimbau warga untuk waspada dan berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Warga diminta untuk memantau kondisi lingkungan sekitar dan melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak kepolisian.
BPBD akan terus memantau situasi dan melakukan penanganan lebih lanjut, kondisi cuaca ekstrem ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada dan berhati-hati.
"Warga diharapkan dapat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, dengan adanya kejadian ini, diharapkan warga dapat lebih siaga dalam menghadapi cuaca ekstrem," tutup Fithriandy.
BPBD akan terus memberikan informasi dan himbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan. (Rustandi)





Posting Komentar