Kantor Disnaker Digeledah Kejari, Ngatiyana: Hormati Hukum, Jadikan Cambuk Jangan Terulang
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Cimahi Ngatiyana angkat bicara usai melepas calon jemaah haji Kota Cimahi. Ia menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang menimpa Dinas Ketenagakerjaan tersebut.
“Saya turut prihatin mengenai kejadian yang menimpa Dinas Ketenagakerjaan. Sebagai pemerintah, kami tetap mendukung dan menghormati proses hukum yang berjalan,” ujar Ngatiyana kepada awak media, Minggu (26/04/2026)
Wali Kota menegaskan dukungannya kepada Kejari Cimahi yang telah menegakkan aturan hukum.
"Saya mendukung Kejaksaan Negeri Cimahi yang menegakkan hukum bagi siapapun tanpa pandang bulu. Proses ini harus berjalan transparan dan adil demi kebenaran untuk kita semua,” tegas Ngatiyana.
Ngatiyana menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Kota Cimahi.
“Kita hormati dan kita ikuti prosesnya secara hukum. Pemerintah Kota Cimahi sangat mendukung proses ini dan berharap bisa cepat terselesaikan dengan terang,” tambahnya.
Menurutnya, kasus ini harus menjadi peringatan bagi seluruh jajaran Pemkot Cimahi.
“Ini peringatan untuk kita semua, jangan sampai ada lagi hal-hal seperti itu. Sekarang sudah bukan zamannya lagi. Mari kita bertugas dengan ikhlas demi kepentingan masyarakat, tanpa embel-embel lain. Kalau berjalan dengan baik, insya Allah selamat semuanya,” ucapnya.
Ngatiyana menyebut peristiwa ini sebagai cambuk agar kejadian serupa tidak terulang di Kota Cimahi.
"Ini cambuk bagi kita semua. Jadikan pelajaran agar tata kelola pemerintahan semakin bersih, akuntabel, dan berpihak pada rakyat,” kata Ngatiyana.
Terkait nama-nama yang diduga terlibat, Wali Kota meminta media menunggu proses hukum.
“Soal nama yang sudah tercantum, nanti pihak kejaksaan yang akan menjelaskan, kita hormati proses hukumnya. Kami belum tahu siapa pun dalam hal ini, serahkan pada Kejari Cimahi untuk memproses sesuai aturan dan ketentuan. Kita tunggu saja. Kalau benar ya kita katakan benar, kalau salah ya kita katakan salah,” pungkasnya. (Rustandi)





Posting Komentar