Kepala DP3AP2KB Cimahi: Sinergi Kunci Tingkatkan Capaian mCPR dan KBPP
Menurut dr. Fitriani, kondisi tersebut menjadi perhatian bersama sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan jangkauan program Keluarga Berencana di Kota Cimahi.
“Capaian ini harus kita evaluasi dan perbaiki bersama, karena KB adalah fondasi utama mewujudkan keluarga berkualitas,” tegasnya.
"Fitriani optimistis,melalui sinergi yang kuat antara DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, IBI, para bidan, dan seluruh fasyankes, capaian mCPR dan KBPP Kota Cimahi dapat terus meningkat ke arah yang lebih baik. Penguatan pelayanan di tingkat TPMB dan puskesmas menjadi kunci percepatan.
Selain peningkatan layanan, dr. Fitriani menekankan pentingnya penguatan edukasi kepada masyarakat tentang KB, khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
“Edukasi harus masif, menyentuh pasangan usia subur, ibu pasca persalinan, hingga remaja. Jangan sampai ada yang tidak terlayani karena kurang informasi,” ujarnya.
"Kepala DP3AP2KB percaya dengan kerja sama yang solid dan komitmen bersama, upaya mewujudkan keluarga berkualitas dan sejahtera di Kota Cimahi dapat dicapai. “Mari jadikan momentum HUT IBI ke-75 ini untuk memperkuat kolaborasi. Bidan sebagai garda terdepan, bersama kita kejar target mCPR dan KBPP,” pungkas dr. Fitriani Manan.
Ketua PC IBI Kota Cimahi, Bd. Hj. Tri Setiowati, SKM., SST.,M.Kes., menegaskan komitmen IBI untuk terus bersinergi dengan pemerintah. Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada Launching Pelayanan KB Serentak HUT IBI ke-75 di TPMB.
"Tri Setiowati menyatakan, IBI akan senantiasa bersinergi dengan Pemkot Cimahi, khususnya DP3AP2KB dan Dinas Kesehatan, dalam menyukseskan program Keluarga Berencana, kesehatan ibu-anak, serta imunisasi. Bidan adalah mitra strategis pemerintah di lapangan. Kami siap mendukung penuh setiap program demi tercapainya masyarakat yang sehat,” ujarnya.
Selain pelayanan kesehatan IBI Kota Cimahi juga menunjukkan kepedulian sosial dengan turut berkontribusi dalam Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
“Ini bukti bahwa peran bidan tidak hanya di ruang bersalin, tapi juga hadir di tengah masyarakat membantu keluarga berisiko stunting. Kolaborasi ini akan terus kami perkuat,” pungkas Bd. Hj. Tri Setiowati. (Rustandi)







Posting Komentar