Polsek Cililin Patroli Jalan Kaki Sisir Gang dan Pasar, Kapolsek: Sentuh Warga Lebih Dekat
Patroli jalan kaki sengaja dipilih agar petugas bisa masuk ke pemukiman padat, lorong toko, dan area parkir liar yang rawan dimanfaatkan pelaku curat, curas, dan curanmor.
"Personel menyapa pedagang, tukang parkir, serta warga yang duduk di teras rumah. Setiap gang yang gelap dan sepi diperiksa untuk memastikan tidak ada orang mencurigakan atau kendaraan tanpa pemilik,"kata Kapolsek Cililin AKP DMS Andriani Sapin.
Menurut Kapolsek, dengan berjalan kaki, anggota lebih leluasa berdialog dengan satpam bank dan karyawan minimarket. Mereka diingatkan waspada modus gembos ban, pecah kaca, dan penipuan di pasar, pedagang diimbau mengamankan dompet serta HP dari copet," tambahnya.
"Kapolsek menjelaskan bahwa patroli jalan kaki dipilih untuk menyentuh warga lebih dekat. “Kalau pakai mobil, kita hanya lewat. Dengan jalan kaki, anggota bisa salaman, ngobrol, dengar keluhan warga. Kejahatan itu banyak di gang kecil, di parkiran pasar, di belakang ruko, di situ mobil tidak masuk, tapi polisi harus ada,” tegas AKP Andriani.
Menurut Kapolsek, patroli jalan kaki juga membuat pelaku kejahatan berpikir dua kali karena polisi bisa muncul tiba-tiba dari arah yang tidak terduga.
"Selain mencegah C3, keberadaan personel di tengah keramaian menekan potensi balap liar dan kumpul geng motor yang meresahkan. Warga yang ditemui mengaku lebih nyaman melihat polisi berjalan kaki karena terasa lebih membumi dan mudah diakses bila butuh bantuan,"tandas AKP Andriani.
Hasil patroli jalan kaki menunjukkan situasi wilayah hukum Polsek Cililin aman, kondusif, dan terkendali. Tidak ditemukan tindak pidana maupun pelanggaran menonjol selama kegiatan.
"Kehadiran Polri dengan berjalan kaki memberi rasa aman langsung kepada warga pasar, toko, dan pemukiman. Kendala nihil. Pola ini akan rutin dilakukan bergantian dengan patroli bermotor. Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas," Pungkas AKP Andriani. (Rustandi)





Posting Komentar