Billy Martasandy Perkuat Kolaborasi Psikologi Lintas Sektor, Dorong SDM Unggul Hadapi Tantangan Nasional
Tidak hanya dikenal sebagai CEO Martasandy Grup, Billy juga aktif membangun jejaring keilmuan dan profesional di berbagai bidang psikologi yang berkaitan langsung dengan pendidikan, industri, keamanan, hingga pelayanan masyarakat.
Billy tercatat sebagai anggota aktif HIMPSI Jawa Barat dan terlibat dalam sejumlah organisasi profesi psikologi di Indonesia. Beberapa di antaranya yakni Ikatan Psikologi Klinis HIMPSI, Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi, Asosiasi Psikologi Militer Indonesia, Asosiasi Psikologi Kepolisian, Ikatan Psikoterapis Indonesia, Asosiasi Psikologi Forensik, Asosiasi Psikologi Maritim, Asosiasi Psikologi Perkembangan, hingga Asosiasi Psikologi Penerbangan Indonesia.
Keterlibatan di berbagai bidang tersebut dinilai mencerminkan upaya memperluas peran psikologi agar tidak hanya berkutat pada isu kesehatan mental, melainkan turut hadir dalam menjawab tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks.
Psikologi, menurut Billy, memiliki ruang strategis untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia, penguatan sistem pendidikan, peningkatan produktivitas industri, hingga sektor keamanan dan pelayanan publik.
Terbaru, Billy Martasandy resmi diangkat sebagai Majelis Pakar DKLPT (Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi). Penunjukan itu dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara dunia akademik dan praktik profesional di Indonesia.
Dalam keterangannya, Billy menyebut perkembangan zaman menuntut pendekatan psikologi yang lebih terbuka, kolaboratif, dan mampu beradaptasi dengan perubahan sosial.
“Psikologi hari ini tidak bisa berjalan sendiri. Dunia pendidikan, industri, keamanan, hingga pelayanan masyarakat membutuhkan pendekatan psikologi yang kolaboratif, humanis, dan berbasis riset. Saya percaya kolaborasi lintas profesi dan lintas perguruan tinggi menjadi kunci untuk melahirkan SDM Indonesia yang unggul,” ujar Billy, Jumat (8/5/2026).
Ia menegaskan, keterlibatannya di berbagai asosiasi profesi bukan sekadar bagian dari aktivitas organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kontribusi nyata psikologi di tengah masyarakat.
“Saya ingin psikologi menjadi ilmu yang semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan solusi konkret di berbagai sektor kehidupan. Karena itu, saya terus membuka ruang kolaborasi bersama akademisi, praktisi, maupun institusi,” tambahnya.
Sebagai CEO Martasandy Grup, Billy juga aktif mengembangkan sejumlah program penguatan sumber daya manusia, edukasi psikologi terapan, serta pengembangan jejaring profesional di berbagai daerah.
Kiprah tersebut dinilai menghadirkan perspektif baru bahwa psikologi memiliki posisi penting dalam mendukung transformasi sosial sekaligus pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Dengan pengangkatannya sebagai Majelis Pakar DKLPT, Billy Martasandy diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan praktik profesional, sekaligus mendorong lahirnya inovasi pembelajaran serta kolaborasi pendidikan yang lebih progresif di Indonesia.(**)





Posting Komentar