Entry Meeting PPS PPM, Ngatiyana: Banjir Selesai Dulu, Baru Bangun yang Lain
Dalam wawancara usai kegiatan, Ngatiyana menyampaikan bahwa entry meeting tersebut membahas rencana pelaksanaan PPM di Kecamatan Cimahi Utara. Pemaparan materi dilakukan agar pelaksanaan program ke depan dapat berjalan baik, tertib administrasi, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tujuannya agar dalam pelaksanaan tidak terjadi pelanggaran yang berarti, Program PPM ini memang didesain agar pembangunan berjalan cepat, efektif, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ngatiyana menegaskan, PPM merupakan salah satu program strategis daerah, Pemerintah Kota Cimahi menetapkan 16 program strategis pembangunan tahun 2026 yang seluruhnya akan diawasi dan didampingi oleh Kejaksaan Negeri Cimahi.
"Ia menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan agar setiap program berjalan baik, terhindar dari penyimpangan, dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan aparat penegak hukum menjadi kunci keberhasilan," tegas Ngatiyana.
Ngatiyana menyebut penanganan banjir menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan sebelum melanjutkan pembangunan lain.
"Kita ingin ada penyelesaian banjir. Jangan sampai terjadi lagi di wilayah tertentu. Setelah itu baru pembangunan lain dijalankan sesuai prioritas,” jelasnya.
Wali Kota juga mengingatkan agar pembangunan PPM tidak tumpang tindih dengan program reguler, terutama terkait drainase. Hal ini penting agar tidak terjadi kebingungan dalam pelaksanaan dan memudahkan proses pengawasan di lapangan.
Menurutnya, pembangunan reguler tetap berjalan berdampingan dengan PPM, Karena itu koordinasi lintas sektor diperlukan agar pekerjaan drainase dan infrastruktur lainnya tidak saling tumpang tindih dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Ngatiyana berharap, dengan sinergi dan pengawasan yang baik, seluruh program pembangunan di Kecamatan Cimahi Utara dapat berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tandas Ngatiyana. (Rustandi)







Posting Komentar