Pemkot Cimahi Libatkan Kejari Awasi PPM 2026, Adithia: Jangan Ada Wilayah Tertinggal
Wakil Wali Kota Cimahi Adithia Yudisthira menekankan PPM tidak akan berhasil tanpa kolaborasi. Menurutnya, pemerintah daerah wajib bersinergi dengan perangkat wilayah dan kelompok masyarakat pokmas supaya pelaksanaan program efektif dan sesuai kebutuhan warga.
"Untuk itu, pengawasan akan kami perkuat melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Negeri Cimahi, guna memastikan seluruh tahapan pelaksanaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Adithia usai Entry Meeting di Aula Kecamatan Cimahi Tengah, Selasa (12/05/2026)
Bagi Adithia, PPM adalah bukti komitmen menghadirkan pembangunan yang berkeadilan. Ia mengingatkan agar orientasi pembangunan tidak menumpuk di pusat kota saja. Pemerataan harus jadi prinsip, sehingga tidak ada wilayah yang tertinggal.
“Program PPM ini menjadi upaya konkret pemerintah dalam mendorong* pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, agar tidak ada wilayah yang tertinggal,” tegasnya.
Pelaksanaan PPM 2026 direncanakan dimulai serentak pada minggu ketiga Mei 2026. Setiap wilayah akan melibatkan pokmas sebagai pelaksana di lapangan, didampingi tenaga pendamping dari pemerintah untuk menjaga kualitas dan akuntabilitas kegiatan.
Pemkot Cimahi menggandeng Kejari Cimahi dalam fungsi pengawasan. Sinergi ini untuk memastikan anggaran PPM dipakai sesuai aturan, mulai dari perencanaan, pencairan, hingga pertanggungjawaban di tingkat masyarakat.
"Adithia meminta camat dan lurah memastikan usulan pokmas berbasis data riil kebutuhan warga. Dengan begitu, kegiatan PPM bisa langsung menyelesaikan persoalan prioritas di lingkungan RT/RW, bukan sekadar formalitas program.
Selain infrastruktur dasar, PPM 2026 juga menyasar penguatan ekonomi warga dan peningkatan layanan sosial. Targetnya, warga merasakan dampak langsung berupa lingkungan lebih baik dan akses layanan yang makin mudah.
"Kami targetkan program ini dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Cimahi," tutup Adithia. (Rustandi)







Posting Komentar