Warning! Wali Kota Cimah : Sikat Oknum Koruptif, Libatkan Diskominfo hingga Dinsos
Ngatiyana mengakui, dalam praktiknya SPMB seringkali dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Melalui momentum hari ini, ia menegaskan bahwa segala bentuk tindakan koruptif dalam pelaksanaan SPMB akan dikenakan sanksi yang tegas.
"Karenanya, ia meminta dilakukan sosialisasi dan penyebaran informasi yang massif kepada seluruh orang tua siswa. Masyarakat perlu tahu bahwa setiap sekolah memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing," ujar Ngatiyana.
Dengan pemahaman itu, Ngatiyana berharap orang tua tidak perlu memaksakan kehendak dan egoisme pribadi untuk masuk sekolah tertentu. Semua sekolah wajib terus berbenah.
"Ia juga menekankan peran serta perangkat daerah terkait seperti Diskominfo, Disdukcapil, maupun Dinas Sosial sangatlah krusial. Sinergi itu penting agar setiap info detail terkait SPMB dapat terdistribusi dengan merata,"tambahnya.
Ngatiyana menmabahkan, Pemkot Cimahi bersama penyelenggara menandatangani Komitmen Bersama. Isinya menegaskan penyelenggaraan SPMB yang transparan, inklusif, dan bebas dari tindakan yang merugikan.
"Ngatiyana berharap, dengan meminta seluruh pihak menjaga integritas. SPMB 2026-2027 harus bersih demi hak pendidikan anak-anak Cimahi," tandas Ngatiyana. (Rustandi)





Posting Komentar