Kebakaran Rumah di Melong Cimahi Selatan, 3 Korban Luka dan Kerugian Rp200 Juta
Pernyataan tersebut di sampaikan Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana.
Laporan diterima petugas pukul 01.06 WIB. Respon cepat dilakukan, 11 menit kemudian 3 unit pancar dan 1 unit rescue tiba di lokasi pukul 01.17 WIB. Sebanyak 12 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang sudah membakar sebagian besar rumah milik Bpk. Aldri.
"Objek yang terbakar adalah rumah tinggal dengan luas bangunan 140 m². Api menghanguskan 82 m² bagian rumah. Penyebab kebakaran diduga karena kelalaian pemilik saat mengetes alat torch dari tabung gas portable di dalam kamar. Percikan api menyambar kasur busa lalu membesar tak terkendali," beber Aep.
Aep melanjutkan, bahwa, upaya pemadaman manual oleh warga gagal karena api cepat menjalar. Kondisi lokasi yang berada di gang padat penduduk sepanjang 360 meter menyulitkan akses mobil damkar.
"Selang unit pemadam juga terkendala kebocoran, sehingga proses pemadaman sempat terhambat," ujar Aep.
Akibat kejadian ini 3 orang jadi korban, pertama, Aldri 45 tahun dan Ibu Sherly 32 tahun mengalami luka ringan, sementara Rivaldo 22 tahun luka sedang. Tidak ada korban meninggal. Total 12 jiwa berhasil diselamatkan petugas bersama warga sekitar," tambah Aep.
"Aep Mulyana menuturkan, kerugian material di perkirakan mencapai Rp200 juta, terdiri dari Rp150 juta bangunan dan Rp50 juta isi rumah. Namun berkat kesigapan petugas, 4 bangunan senilai Rp400 juta serta barang senilai Rp150 juta berhasil diselamatkan dari amukan api. Api akhirnya padam dan penanganan selesai pukul 02.20 WIB, petugas kembali ke mako pukul 02.30 WIB," tuturnya.
Penanganan lanjutan dilakukan dengan pendataan korban dan kerusakan. Petugas mengimbau warga agar lebih hati-hati menggunakan tabung gas portable dan alat yang memicu api di dalam ruangan tertutup.
"Kejadian ini jadi pengingat pentingnya kewaspadaan agar tragedi serupa tidak terulang," tandas Aep.( Rustandi)








Posting Komentar