Kring Serse Dini Hari, Reskrim Polsek Cipatat Kunci Titik Rawan Curanmor
Lokasi yang dipantau dipilih berdasarkan hasil analisa kerawanan. Tim fokus ke tiga titik: sekitaran pertigaan Saguling Desa Rajamandala Kulon, SPBU Exit Tol Desa Mandalawangi, dan sekitaran Desa Ciptaharja. Ketiganya dikenal sepi dan jadi jalur alternatif pelaku kejahatan, Jumat 5 Juni 2026 pukul 01.30 WIB.
Metode Kring Serse dilakukan dengan cara hunting dan stasioner bergilir. Anggota Reskrim memantau setiap kendaraan yang melintas, terutama motor tanpa nopol atau pengendara gelagat mencurigakan. Teknik ini untuk memotong potensi aksi kejahatan sebelum terjadi.
"Personel yang terlibat adalah anggota Reskrim piket. Meski jumlah tidak dirinci, seluruhnya bergerak cepat dan terkoordinasi. Mereka menyisir area gelap dan minim penerangan, lalu berkoordinasi via HT jika menemukan hal mencurigakan," kata Kapolsek Cipatat AKP DMS Andriani Sapin.
Selama kegiatan berlangsung, situasi wilkum Polsek Cipatat terpantau aman dan kondusif. Tidak ada gangguan kamtibmas berarti yang mengganggu jalannya giat. Kondisi ini menunjukkan efektifnya patroli dini hari dalam menjaga stabilitas.
Hasil giat Kring Serse sementara dinyatakan nihil. Tidak ditemukan pelaku, barang bukti, maupun tindak pidana C.3. Nihilnya hasil justru jadi indikator positif bahwa pencegahan berjalan dan pelaku mengurungkan niatnya.
"Kapolsek mengapresiasi kinerja Reskrim di lapangan. “Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas” terus ditanamkan. Polsek Cipatat akan terus intensifkan Kring Serse agar Cipatat bebas dari aksi kejahatan jalanan," tandas AKP Andriani. (Rustandi)





Posting Komentar