Panglima TNI Hadiri Munas NU 2026, Komitmen Jaga Marwah untuk Kemaslahatan Bangsa
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan jati diri NU sebagai ormas keagamaan yang kuat nilai kebangsaannya.
“Nahdlatul Ulama adalah memang organisasi keagamaan, tapi sangat nasionalis, sangat patriotik, sangat cinta Tanah Air. Jadi agamis, tapi nasionalis dan patriotik,” tegasnya.
Presiden juga memberi apresiasi tinggi atas peran NU selama ini. Menurut Prabowo, NU selalu hadir di setiap fase bangsa, aktif menghadapi tantangan kebangsaan, dan menjadi pilar penting penjaga persatuan serta stabilitas nasional. Kontribusi itu dinilai nyata dalam merawat keutuhan NKRI.
"Kehadiran Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di forum ulama terbesar itu bukan sekadar seremoni. Itu sinyal kuat adanya sinergi antara pemerintah, TNI, dan ormas keagamaan. Sinergi ini dibutuhkan untuk menjaga persatuan, mengokohkan nilai kebangsaan, dan merawat kerukunan umat," katanya.
Munas dan Konbes NU 2026 sendiri jadi ruang konsolidasi para alim ulama. Selain membahas arah khidmat keumatan, forum ini juga memperkuat komitmen NU untuk terus menjadi penjaga marwah ahlussunnah wal jamaah sekaligus mitra strategis negara dalam pembangunan.
Penutupan acara ditandai suasana khidmat dan semangat kebangsaan. Dengan dukungan TNI-Polri dan pemerintah, diharapkan pesan “khidmat untuk kemaslahatan bangsa” dari Bangkalan ini terus menguat ke seluruh penjuru Tanah Air. (**)
Foto : BPMI Setpres.
#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045
Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi






Posting Komentar