Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore, Layanan Kesehatan
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitya Yudistira menjelaskan, layanan baru ini mencakup tiga aspek penting, yaitu preventif, kuratif, dan paliatif. Kehadiran Klinik Sore menjadi bagian dari implementasi visi misi kepala daerah.
"Wilayah Padasuka dan Cibeureum dipilih sebagai titik fokus awal. Kedua wilayah itu memiliki kepadatan penduduk tinggi dan mayoritas dihuni masyarakat usia produktif yang aktif bekerja setiap hari," ujar Adhitya Yudistira saat melaunching pelayan Rawat Jalan Sore, Senin (29/06/2026)
Adhitya menyoroti masih banyak warga yang mengabaikan kondisi tubuh. Ia menyebut, banyak masyarakat tetap bekerja meski badan kurang fit, padahal kesehatan adalah modal utama dalam beraktivitas.
"Kendala lain yang sering muncul adalah waktu. Selama ini layanan rawat jalan puskesmas hanya buka di pagi hari, sehingga warga yang bekerja sulit meluangkan waktu untuk berobat," tegas Adhitya Yudistira.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Adhitya Yudistira menyampaikan, Pemkot Cimahi meluncurkan Klinik Sore. Layanan ini dibuka setiap hari mulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB.
"Dengan jam operasional sore sampai malam, masyarakat yang terbentur pekerjaan di pagi hari kini punya alternatif waktu berobat. Konsep ini dibuat agar layanan lebih fleksibel dan ramah bagi warga," tambah Wakil Wali Kota Cimahi.
Adhitya berharap Klinik Sore menjadi solusi bagi warga yang membutuhkan layanan di luar jam kerja. Dengan begitu, risiko keterlambatan penanganan masalah kesehatan bisa diminimalisir.
"Selain soal waktu, Pemkot juga ingin mengurai kepadatan di pagi hari. Antrean panjang kerap menjadi hambatan warga saat ingin mengakses pengobatan di puskesmas,"kata Adhitya Yudistira.
Menurut Adhitya Yudistira kehadiran Klinik Sore diharapkan dapat membantu mengatur _traffic_ pasien di Kota Cimahi. Pembagian jam layanan diharapkan membuat antrean lebih tertib dan pelayanan lebih optimal.
"Adhitya mengapresiasi Dinas Kesehatan Kota Cimahi yang tetap berani menambah layanan. Hal itu dilakukan meski berada di tengah kondisi fiskal yang serba terbatas," ujarnya .
Keberanian membuka layanan sore tidak terlepas dari dukungan BPJS Kesehatan Kota Cimahi. Kolaborasi ini menjadi faktor penting agar inovasi layanan tetap bisa berjalan.
Lebih Adhitya, Puskesmas berstatus BLU bisa menghadirkan layanan tambahan karena ada suplemen dan _support_ dari BPJS. Sinergi antar lembaga menjadi kunci keberlanjutan program.
Prinsip inklusif juga menjadi dasar layanan di seluruh puskesmas. Artinya, siapa pun warga Cimahi tetap bisa berobat tanpa terhalang status ekonomi, waktu, maupun biaya, keunggulan lain dari Klinik Sore adalah adanya layanan paliatif. Adhitya menegaskan, tidak semua fasilitas kesehatan menyediakan penanganan bagi pasien fase terminal.
Ketersediaan layanan paliatif di tingkat puskesmas dinilai sangat penting. Ini merupakan bentuk penghormatan agar warga tetap mendapatkan perawatan bermartabat hingga akhir hayat.
"Ke depan, Pemkot Cimahi menargetkan seluruh puskesmas dapat menerapkan jam layanan serupa. Tujuannya agar akses kesehatan di Kota Cimahi semakin merata, inklusif, dan menjangkau semua lapisan masyarakat," tandas Adhitya Yudistira. (Rustandi)







Posting Komentar