Petugas Damkar Cimahi Evakuasi Bocah 13 Tahun Tertancap Besi Pagar di Citeureup
Kejadian bermula sekitar pukul 17.21 WIB. Saat itu F mengejar layangan dengan memanjat pagar besi. Ia terpeleset dan terjatuh hingga tangan kanannya tertusuk besi pagar. Warga panik melihat korban tidak bisa melepaskan diri," ungkap Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana.
"Mendapat laporan dari warga, Regu 1 Damkar langsung bergerak ke lokasi. Petugas tiba pukul 17.21 WIB dan segera melakukan asesmen. Besi pagar harus dipotong karena posisi korban tidak memungkinkan untuk dicabut tanpa melukai lebih parah," tambah Aep.
Proses pemotongan dilakukan menggunakan gerinda oleh petugas Ruddy, Destri, dan Dirga dengan Alat Pelindung Diri lengkap. Teknik pemotongan dilakukan bertahap agar tidak menimbulkan getaran berlebih yang membahayakan korban. Evakuasi selesai pukul 17.35 WIB.
"Setelah besi berhasil dilepas, petugas memberikan penanganan awal di lokasi. Selanjutnya korban dibawa keluarga untuk penanganan medis lanjutan ke rumah sakit terdekat guna perawatan luka tusuk dan pencegahan infeksi," ujar Aep.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, mengapresiasi kecepatan respon warga dan petugas. “Ini bentuk sinergi yang baik. Warga cepat melapor, petugas cepat bertindak. Alhamdulillah korban bisa dievakuasi tanpa hambatan berarti,” ujarnya.
"Ia mengimbau orang tua agar lebih mengawasi anak saat bermain layangan dan melarang memanjat pagar atau bangunan tinggi. Kewaspadaan sederhana dapat mencegah kecelakaan serupa. Warga juga diminta segera menghubungi layanan darurat jika terjadi kejadian serupa," tandas Aep. (Rustandi)







Posting Komentar