Polsek Cimahi Atur Lalin di Pertigaan Citeureup, Urai Kepadatan Jam Sore
Dari pantauan di lokasi, arus kendaraan roda dua mendominasi antrean panjang dari berbagai arah. Lampu lalu lintas kuning menyala, namun kehadiran petugas di tengah jalan tetap dibutuhkan agar kendaraan tidak saling berdesakan dan penyeberang jalan tetap aman.
Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya preventif dan pelayanan humanis Polri di jam rawan.
"Pertigaan Citeureup ini titik pertemuan arus dari Kota Cimahi, Bandung Barat, dan Padalarang. Kami hadir untuk menjaga kelancaran dan meminimalisir pelanggaran,” ujarnya.
Kapolsek menjelaskan petugas fokus pada tiga hal: mengatur giliran laju kendaraan, menertibkan yang menerobos lampu merah, serta mengamankan penyeberang jalan. Koordinasi dengan Dishub juga dilakukan agar rekayasa lalin bisa diterapkan saat volume kendaraan meningkat.
"Kapolsek juga mengajak masyarakat atau pengguna jalan agar selalu menjaga keselamatan. Kurangi kecepatan saat mendekati pertigaan, patuhi rambu dan lampu lalu lintas, serta berikan prioritas kepada pejalan kaki. Keselamatan dimulai dari kedisiplinan kita sendiri di jalan,” tegasnya.
Kompol Donny mengingatkan pengendara motor wajib pakai helm SNI, sementara SIM dan STNK harus selalu dibawa.
“Jangan remehkan hal kecil. Helm menyelamatkan kepala, surat-surat menyelamatkan dari tilang,” pesannya.
Hasil pengaturan sore itu, arus lalu lintas di Pertigaan Citeureup kembali normal dan tidak terjadi kemacetan panjang, Pengendara yang awalnya saling serobot menjadi lebih tertib setelah diarahkan petugas. Situasi Kamseltibcarlantas terpantau aman kondusif.
Kapolsek menghimbau kepada warga Cimahi. Jika menemukan kemacetan, kecelakaan, atau pelanggaran yang membahayakan, segera laporkan ke Polsek Cimahi atau hubungi 110. “Kita jaga Cimahi aman dan lancar bersama. Tertib berlalu lintas, selamat sampai tujuan,” tutup Kompol Donny. (Rustandi)






Posting Komentar