Polsek Margaasih Gelar Ops Preman, 4 Terduga Diamankan dan Diberi Pembinaan
Kapolsek Margaasih Kompol Bonny Yuniar mengatakan, operasi menyasar titik-titik rawan pungutan liar, parkir liar, dan aksi premanisme yang meresahkan pedagang serta pengguna jalan.
"Tim gabungan Piket Reskrim dan Piket Patroli diterjunkan untuk melakukan patroli dialogis dan pemeriksaan terhadap kelompok yang diduga melakukan tindakan mengganggu ketertiban umum," ujar Kompol Bonny Yuniar.
Dalam operasi tersebut petugas mengamankan 4 orang terduga pelaku premanisme. Keempatnya berinisial H, S, AR, dan 1 orang lainnya yang saat diamankan tidak membawa identitas.
"Petugas kemudian melakukan pendataan terhadap keempatnya untuk keperluan pembinaan lebih lanjut," beber Kompol Bonny Yuniar.
Kepada keempat terduga, personel Polsek Margaasih memberikan tindakan pembinaan dan arahan terkait kamtibmas. Mereka ditegur secara humanis dan diminta menghentikan segala bentuk pungli, intimidasi, serta aktivitas yang meresahkan masyarakat. Pembinaan dilakukan agar tidak mengulangi perbuatannya.
"Kapolsek Margaasih Kompol Bonny Yuniar menegaskan Ops Preman merupakan komitmen Polri dalam menindak tegas premanisme. Wilayah hukum Polsek Margaasih harus steril dari gangguan keamanan agar pelaku usaha dan warga bisa beraktivitas dengan tenang tanpa rasa takut," tambah Kapolsek.
Polsek Margaasih mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika mengalami atau melihat aksi premanisme dan pemerasan. Laporan dapat disampaikan langsung ke Mapolsek Margaasih atau melalui Call Center 110 Polri. Kerahasiaan identitas pelapor akan dijamin.
"Dengan operasi rutin yang tegas namun persuasif, diharapkan Margaasih bebas dari gangguan premanisme. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama menjaga kondusifitas kamtibmas sehingga aktivitas warga berjalan aman, lancar, dan nyaman," tandas Kompol Bonny Yuniar. (Rustandi)







Posting Komentar