Unit Reskrim Polsek Cipatat gelar Kring Serse Dini Hari, Amankan Perayaan 1 Muharram 1448 H
Kegiatan difokuskan pada 3 titik rawan. Lokasi pertama sekitaran pertigaan Saguling Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Titik ini rawan menjadi tempat nongkrong dan balapan liar pada malam hari.
Lokasi kedua menyasar sekitaran SPBU Cipatat Desa Cipatat. SPBU 24 jam menjadi titik keramaian yang berpotensi memicu aksi curat dan curanmor jika pengawasan lengah, terutama saat banyak warga hilir mudik usai istighosah 1 Muharram.
"Lokasi ketiga berada di sekitaran Exit Tol Rajamandala Desa Mandalawangi. Jalur arteri nasional ini rawan menjadi lintasan pelaku kejahatan jalanan yang masuk dari luar wilayah. Patroli ketat dilakukan untuk antisipasi C3," beber Kapolsek AKP DMS Andriani Sapin.
Kapolsek menjelaskan bahwa Kring Serse bertujuan untuk mencegah terjadinya aksi curas, curat, curanmor, dan aksi berandalan bermotor, kami hadir di jam rawan agar niat pelaku kejahatan bisa ditekan sejak dini.
"Selama melakukan Kring Serse, petugas juga menyampaikan edukasi terkait keamanan kepada masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari. Warga diimbau tidak memarkir kendaraan di tempat sepi, gunakan kunci ganda, dan segera lapor bila melihat orang mencurigakan," ujar AKP Andriani.
Personel Reskrim berdialog dengan petugas jaga SPBU, juru parkir, dan warga yang melintas. Data kendaraan serta ciri pelaku yang dicurigai dicatat untuk bahan penyelidikan lebih lanjut. Pendekatan humanis dilakukan agar warga tidak merasa terintimidasi.
"Kapolsek berharap dengan adanya kegiatan Kring Serse bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Cipatat. Alhamdulillah selama giat berlangsung situasi aman, kondusif, dan nihil gangguan kamtibmas. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan," tandas AKP Andriani. (Rustandi)





Posting Komentar