Cimahi
Design
Health & Fitness
Wali Kota Ngatiyana Pimpin Apel Hari Lingkungan Hidup 2026 Gaungkan Saatnya Bekerja untuk Iklim
Cimahi,Suara Pakta.Com– Wali Kota Cimahi Ngatiyana memimpin langsung Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Lapang Apel Pemkot Cimahi. Apel mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Kegiatan diikuti jajaran ASN, pelajar, komunitas lingkungan, dan unsur Forkopimda Kota Cimahi.
Tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” dipilih karena perubahan iklim bukan lagi isu global yang jauh dari kehidupan. Kini perubahan iklim sudah menjadi realitas yang dirasakan warga Cimahi setiap hari, dari cuaca ekstrem hingga banjir.
Bukti nyata anomali iklim sudah terlihat jelas. Curah hujan yang tidak menentu, suhu udara semakin panas, serta meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor menjadi tantangan besar. Kondisi ini menuntut respons nyata dari seluruh lapisan masyarakat.
"Oleh karena itu, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bekerja untuk iklim tidak cukup hanya menjadi slogan di spanduk. Slogan harus diterjemahkan ke aksi nyata yang konsisten dan terukur di lapangan,"ujarnya.
Bekerja untuk iklim berarti mengubah cara kita mengelola lingkungan. Langkahnya mulai dari mengurangi timbulan sampah, meningkatkan daur ulang, menjaga kebersihan sungai, merawat ruang terbuka hijau, hingga memastikan setiap kebijakan pembangunan punya perspektif keberlanjutan," tambah Ngatiyana.
"Wali Kota ingin peringatan tahun ini menjadi momentum memperkuat gerakan pengurangan dan pemilahan sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Pengelolaan sampah tidak bisa diserahkan sepenuhnya ke pemerintah, tapi harus dimulai dari dapur masing-masing warga," harap Ngatiyana.
Sistem yang dibangun ke depan bukan hanya fokus pada pengangkutan sampah ke TPA. Sistem harus fokus pada perubahan perilaku masyarakat, pemilahan sampah dari sumber, dan peningkatan partisipasi warga di tingkat RT/RW.
"Sebagai bentuk keseriusan, Pemkot Cimahi akan gencar melakukan monitoring dan evaluasi pengelolaan sampah tingkat RT secara door to door. Program ini bertujuan memastikan pemilahan berjalan dan warga memahami caranya," tegas Wali Kota.
Wali Kota mengajak seluruh ASN Kota Cimahi hadir di tengah masyarakat. Tugas ASN bukan hanya administrasi, tapi memberi edukasi sekaligus jadi teladan dalam pengelolaan sampah. Kehadiran ASN di lapangan akan mempercepat perubahan perilaku warga.
"Pada hakikatnya semua orang adalah penghasil sampah. Karena itu tanggung jawab pengelolaan bukan hanya milik Dinas Lingkungan Hidup. Ini kewajiban bersama yang harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar," tandas Ngatiyana. (Rustandi)
Via
Cimahi





Posting Komentar