Gubernur Jabar Temui Korban Penculikan Rancapanggung di Gedung Pakuan, Beri Bantuan dan Pesan Move On
Pertemuan berlangsung pukul 15.30 WIB di Gedung Pakuan, Kota Bandung. Hadir Kapolsek Cililin IPTU Isman Rusmandijanto, Camat Cililin Opa Mustopa, Sekcam H. Bayu Iswandi, Kades Rancapanggung Asep Sukma Jaya, serta korban Meila Nurpadila bersama keluarga, calon suami, dan pengurus RT/RW.
Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan akan selalu peduli dan membela warga Jawa Barat yang tertimpa musibah. Ia menyoroti bahaya informasi viral di media sosial yang dapat merugikan salah satu pihak, apalagi jika mengandung unsur hoaks.
"Kepada Meila Nurpadila, Gubernur berpesan agar menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran berharga untuk ke depan. Meila diminta segera move on, memblokir semua media sosial pelaku, dan tidak memberi celah agar kejadian serupa tidak terulang untuk keempat kalinya," pesannya.
Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Jawa Barat memberikan bantuan untuk modal usaha kepada keluarga korban. Bantuan diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi keluarga pascakejadian.
"Dedi Mulyadi juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu, termasuk jajaran kepolisian. Ia mengapresiasi kerja Polsek Cililin dan Polres Cimahi sehingga korban bisa kembali ke keluarga dalam keadaan selamat tanpa kekurangan apapun" ucap Dedi Mulyadi.
Pihak korban, orang tua, dan calon suami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas kepedulian dan undangan ke Gedung Pakuan. Apresiasi juga diberikan kepada Polsek Cililin dan Polres Cimahi yang dinilai cepat merespon dan bekerja sehingga korban pulang dengan selamat.
"Keluarga berharap tidak ada lagi kejadian serupa menimpa orang lain. Mereka meminta masyarakat di media sosial tidak memberi komentar negatif kepada korban yang masih dalam masa pemulihan," kata salah satu keluarga.
Calon suami korban menyebut aksi penculikan oleh terlapor sudah terjadi tiga kali sebelumnya. Hal itu telah disampaikan langsung kepada Gubernur Jawa Barat saat pertemuan.
Kapolsek Cililin IPTU Isman Rusmandijanto bahwa menyampaikan, kegiatan silaturahmi dan klarifikasi berjalan lancar. Sinergi pemerintah, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci penanganan kasus yang cepat serta perlindungan bagi korban.(Rustandi)









Posting Komentar