Kapolsek Cililin Jadi Irup Upacara di MTsN 2 Bandung Barat, 500 Siswa Dapat Penyuluhan Anti-Tawuran
Kegiatan PGTS ini dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Batulayang, Kepala Sekolah MTsN 2 Bandung Barat, staf pengajar, serta seluruh siswa. Upacara bendera hari Senin menjadi momentum strategis bagi Polsek Cililin untuk menyampaikan pembinaan langsung kepada generasi muda.
Dalam amanatnya, Kapolsek Cililin Iptu Isman Rusmandijanto menekankan pencegahan tawuran pelajar yang kerap meresahkan masyarakat. Siswa diajak menjaga persatuan, menyelesaikan perbedaan secara damai, dan tidak mudah terprovokasi ajakan negatif dari pihak luar.
"Materi kedua yang disampaikan adalah tata tertib dan keselamatan lalu lintas. Pelajar diimbau tertib berkendara, menggunakan helm, dan memahami rambu lalu lintas sebagai bekal menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab" ujar Kapolsek.
Teknis pelaksanaan upacara di sekolah juga menjadi perhatian. Kapolsek memberikan arahan agar upacara berjalan khidmat sebagai sarana pembentukan karakter disiplin, nasionalisme, dan penghormatan terhadap simbol negara.
Penyuluhan berlanjut pada materi anti-bullying, kenakalan remaja, dan bahaya narkoba. Siswa diajak menjauhi pergaulan bebas, mengenali modus peredaran narkoba, serta berani berkata tidak terhadap ajakan yang merusak masa depan.
Iptu Isman Rusmandijanto berpesan, bagi para Siswa-siswi. Bijak dalam penggunaan media sosial. Pelajar diminta tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, dan konten negatif yang dapat menjerat hukum serta merusak nama baik diri dan sekolah.
"Kapolsek Cililin, Iptu Isman Rusmandijanto, menyebut kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Pihak sekolah dan para siswa memberikan apresiasi atas materi yang disampaikan, serta berharap program PGTS rutin digelar," tandasnya. (Rustandi)







Posting Komentar