Kebakaran Rumpun Bambu dan Sampah di Cipageran Cimahi, 10 Rumah Terdampak
Aep Mulyana, Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi membenarkan kejadian tersebut. Laporan pertama diterima petugas pada pukul 17.27 WIB dan tim tiba di lokasi 6 menit kemudian.
"Penyebab kebakaran diduga karena pembakaran sampah oleh pemilik lahan yang tidak diawasi hingga api merambat ke rumpun bambu. Petugas menyatakan unsur kelalaian dalam kejadian ini ada," ujar Aep.
Dari hasil pendataan, lahan yang terbakar merupakan milik Suarman Gulo dan Achmad Gunawan Luas areal keseluruhan mencapai 480.000 m², dengan luas yang terbakar sekitar 250.000 m².
"Beruntung tidak ada bangunan yang terbakar. Namun 10 rumah warga di sekitar lokasi terdampak asap tebal. Sementara 3 rumah berhasil diselamatkan dengan total nilai aset mencapai Rp500.000.000.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Data korban nihil untuk luka ringan, sedang, berat, maupun meninggal dunia.
Kendala di lapangan adalah akses jalan yang sempit dan banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan, sehingga sempat menghambat pergerakan petugas. Proses pemadaman selesai pada pukul 18.12 WIB. Tim kemudian melakukan pendataan lanjutan dan kembali ke Mako pada pukul 18.15 WIB.
"Aep Mulyana,mengimbau warga agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat cuaca kering dan di area dekat pemukiman, untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali," tandasnya. (Rustandi)







Posting Komentar