2. 329 Santri Ikuti Penutupan MATABA Daarut Tauhid, Bhabinkamtibmas Hadir dan Beri Pesan
Kegiatan tersebut diikuti oleh 329 santri yang terdiri dari SMA Putra 30 orang, SMA Putri 53 orang, SMK Putri 23 orang, SMK Fullday 34 orang, SMP Putra 103 orang, dan SMP Putri 86 orang. Jumlah besar ini menunjukkan antusiasme orang tua menitipkan anaknya di lembaga pendidikan berbasis akhlak.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pembina Daarut Tauhid, Ketua Yayasan YDTR, Civitas YDTR, Kepala Desa Cigugurgirang yang diwakili Ketua MUI Desa Cigugurgirang, serta Bhabinkamtibmas Desa Cigugurgirang. Kehadiran unsur pemerintah dan Polri menjadi bentuk dukungan penuh.
Dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas berpesan kepada para santri agar senantiasa menjaga akhlak, disiplin, dan semangat menuntut ilmu. Santri diharapkan menjadi generasi yang berkarakter, cinta tanah air, dan mampu menjadi teladan di masyarakat.
"Ia juga berharap para santri dapat menjadi duta kedamaian di lingkungan masing-masing. Menjaga kerukunan, tidak mudah terprovokasi hoaks, serta menjauhi narkoba dan pergaulan bebas yang merusak masa depan," harap Bhabinkamtibmas.
Kapolsek Cisarua Kompol Iwan Setiawan mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan adalah bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda yang berakhlakul karimah. Polri siap mengawal setiap kegiatan positif masyarakat.
"Kapolsek juga menghimbau pihak pesantren dan orang tua untuk terus mengawasi pergaulan santri serta memberikan pembinaan yang positif. Sinergi antara pesantren, keluarga, dan Polri sangat diperlukan, berharap lulusan MATABA dapat menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, beriman, dan berkontribusi untuk masyarakat. Mereka diharapkan mampu membawa nama baik pesantren dan daerah," tandas Kompol Iwan Setiawan. (Rustandi)







Posting Komentar