Kapolsek Cipeundeuy :Pramuka Harus Jadi Motor Pembentukan Generasi Disiplin dan Berkarakter
Pelantikan tersebut dipimpin Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bandung Barat Ludi Awaludin, dengan tujuan mengukuhkan kepengurusan Mabiran dan Kwarran Cipeundeuy agar mampu menjalankan tugas, fungsi, serta tanggung jawab organisasi sesuai ketentuan Gerakan Pramuka.
Sejumlah unsur pemerintahan, TNI-Polri, pendidikan, pemerintahan desa, serta pembina dan anggota Pramuka turut hadir. Di antaranya Danramil 0906/Cipeundeuy Kapten Arm Radian Lesmana, Camat Cipeundeuy Herry Heryana,Ketua Kwarran Cipeundeuy Dadan Ramdan, serta jajaran Polsek dan Koramil Cipeundeuy.
Dalam kegiatan tersebut, Mabiran dan Kwarran Cipeundeuy resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bandung Barat. Pengurus yang telah menerima amanah diharapkan mampu bekerja secara aktif dan bertanggung jawab dalam mengembangkan kegiatan kepramukaan di wilayah Kecamatan Cipeundeuy.
Kapolsek Cipeundeuy AKP Suandi mengatakan, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan maupun masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membina generasi muda agar memiliki karakter kuat, disiplin dan bertanggung jawab,” ujar AKP Suandi.
AKP Suandi berharap kepengurusan Mabiran dan Kwarran Cipeundeuy yang baru dapat membangun program kepramukaan yang positif, kreatif dan mampu menjawab tantangan generasi muda. Menurutnya, sinergitas antara Pramuka, pemerintah, TNI-Polri, sekolah dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat.
“Polri siap mendukung kegiatan kepramukaan yang positif, khususnya kegiatan yang dapat menanamkan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kepedulian sosial serta membangun kesadaran generasi muda untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Kapolsek Cipeundeuy juga mengajak seluruh pengurus, pembina, anggota Pramuka, sekolah, pemerintah desa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.
"Ia menekankan bahwa pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama dan harus dilakukan secara berkelanjutan," pungkas AKP Suandi. (Rustandi)








Posting Komentar