Keributan Usai Laga Sepak Bola Anak Berujung Damai, Bhabinkamtibmas Cihanjuang Turun Tangan
Perselisihan bermula setelah pertandingan final sepak bola anak-anak tingkat RT dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pertandingan yang berlangsung sekitar pukul 17.30 WIB di Kampung Karang Sari, RT 04/RW 03, tersebut memunculkan perbedaan pendapat terkait aturan pertandingan.
"Pelatih dan sponsor salah satu tim disebut tidak menerima hasil pertandingan karena menilai adanya ketidaksesuaian dengan aturan yang sebelumnya disepakati panitia. Perbedaan pendapat kemudian berkembang menjadi adu mulut," kata Bhabinkamtibmas.
Situasi semakin memanas setelah masing-masing suporter ikut memberikan dukungan kepada timnya. Beruntung, keributan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Bhabinkamtibmas Desa Cihanjuang Aipda Aep Kurniawan kemudian memfasilitasi musyawarah kekeluargaan pada pukul 20.00 WIB di Aula Desa Cihanjuang.
"Mediasi dihadiri para ketua RT dan RW, panitia kegiatan, Karang Taruna, perwakilan keluarga, tokoh masyarakat, Sekretaris Desa, Linmas serta kedua pihak yang berselisih," ucap Bhabinkamtibmas.
Kapolsek Cisarua Kompol Iwan Setiawan menyampaikan, dalam musyawarah, kedua pihak dan orang tua masing-masing menyadari bahwa persoalan tersebut merupakan kesalahpahaman. Mereka sepakat tidak saling melaporkan secara hukum dan memilih menyelesaikan persoalan melalui musyawarah kekeluargaan.
"Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bersama dan ditandatangani kedua belah pihak dengan disaksikan Ketua RT dan RW. Kedua pihak sepakat saling memaafkan serta tidak menyimpan dendam di kemudian hari. Musyawarah berlangsung aman, tertib dan lancar," tandas kapolsek. (Rustandi)







Posting Komentar