Satgas Irigasi Lanud Sjamsudin Noor Maksimalkan Sumber Air untuk Jinakkan Karhutla Kalsel
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui pengamanan dan dukungan terhadap Satgas Irigasi di kawasan Embung Jokowi, Guntung Damar, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Sejumlah personel turut mengoperasikan dan memanfaatkan sarana bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, guna mendukung percepatan penanganan Karhutla.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah membersihkan jalur saluran air dari kawasan Cindai Alus menuju Embung Jokowi. Pembersihan ini menjadi bagian penting untuk mengembalikan kelancaran aliran air sehingga debit yang tersedia di embung dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam operasi pemadaman.
Ketersediaan air tersebut tidak hanya mendukung personel pemadam di darat, tetapi juga menjadi penunjang operasi pemadaman melalui udara atau water bombing. Dengan pasokan air yang memadai, proses pengisian air untuk helikopter dapat dilakukan secara lebih optimal dalam menghadapi titik-titik kebakaran.
Selain memastikan suplai air, personel Lanud Sjamsudin Noor juga melakukan penanganan terhadap lahan gambut yang masih menyimpan bara di bawah permukaan. Air dialirkan menggunakan sistem pompa dan selang menuju lokasi-lokasi yang membutuhkan pembasahan guna menurunkan suhu tanah serta mencegah api kembali muncul.
Teknis pemompaan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi medan dan jarak sasaran. Langkah tersebut diperlukan agar air dapat menjangkau titik-titik rawan, terutama area gambut yang memiliki karakteristik mampu menyimpan panas dalam waktu cukup lama meskipun api di permukaan telah berhasil dipadamkan.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberikan dukungan maksimal dalam penanggulangan Karhutla di Kalimantan Selatan. Menurutnya, keberhasilan penanganan kebakaran tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memadamkan api yang terlihat, tetapi juga memastikan sumber air tersedia serta melakukan pendinginan terhadap bara yang tersimpan di dalam tanah.
“Lanud Sjamsudin Noor akan terus mengoptimalkan seluruh dukungan yang ada, baik melalui pengamanan Satgas Irigasi, pemanfaatan sumber air, bantuan pemadaman, maupun pembasahan lahan. Harapannya bukan hanya api di permukaan yang padam, tetapi panas dan bara di dalam lahan juga dapat dikendalikan sehingga potensi kebakaran kembali dan penyebaran kabut asap dapat diminimalisir,” tegasnya.
Keterlibatan personel Lanud Sjamsudin Noor menjadi bagian dari sinergi terpadu dalam menghadapi Karhutla, mulai dari pengamanan, penguatan pasokan air, pemadaman hingga pendinginan lahan gambut. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu mempercepat pengendalian titik api dan mencegah kebakaran meluas, sekaligus melindungi masyarakat serta lingkungan Kalimantan Selatan dari dampak kabut asap.
(Pen Lanud Sjamsudin Noor)






Posting Komentar