Wali Kota Cimahi: Pembangunan Besar Digenjot, Masyarakat Diminta Bersabar Hadapi Dampaknya
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, pembangunan fasilitas kesehatan menjadi salah satu perhatian pemerintah. Hal itu disampaikannya usai peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Melong Tengah di Kelurahan Melong, Kota Cimahi, Senin (24/8/2026).
Ngatiyana menyebut sejumlah fasilitas kesehatan telah berhasil diselesaikan pada tahun sebelumnya. Di antaranya Puskesmas Cibeureum, Unit Pelayanan Darah Rumah Sakit (UPDRS), laboratorium kesehatan serta rumah singgah.
“Yang sudah selesai tahun kemarin itu Puskesmas Cibeureum, kemudian UPDRS untuk kesehatan juga selesai, laboratorium kesehatan dan rumah singgah,” ujar Ngatiyana.
Untuk tahun ini, Pemkot Cimahi kembali melanjutkan sejumlah proyek strategis. Selain Puskesmas Melong Tengah, pemerintah juga tengah menangani berbagai kebutuhan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan mobilitas dan keselamatan masyarakat.
Beberapa di antaranya yakni pembangunan underpass yang memperoleh dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, perbaikan jembatan yang mengalami penurunan kondisi, serta pembangunan flyover di belakang Pusdikpom. Proyek-proyek tersebut ditargetkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mengurai persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi perhatian.
“Underpass itu dari bantuan provinsi. Jembatan diperbaiki karena kondisinya sudah turun. Kalau tidak diperbaiki nanti bisa menimbulkan musibah atau kecelakaan. Termasuk flyover di belakang Pusdikpom, mudah-mudahan tahun ini juga selesai,” katanya.
Di sisi lain, Ngatiyana mengakui pelaksanaan proyek berskala besar tidak selalu berjalan tanpa hambatan. Karena itu, pemerintah terus melakukan evaluasi agar pekerjaan tetap sesuai sasaran dan dapat diselesaikan tepat waktu. Ia juga meminta masyarakat bersabar menghadapi dampak yang muncul selama proses pembangunan.
“Dalam pembangunan itu pasti ada kendala, kesulitan dan sebagainya. Tetapi semuanya dievaluasi sehingga sasaran akan tercapai dan bisa selesai tepat. Saya juga mohon kesadaran masyarakat, setiap pembangunan pasti ada yang terganggu, baik secara langsung maupun tidak langsung, termasuk lalu lintas maupun kebisingan. Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila pembangunan dari Pemkot Cimahi menimbulkan gangguan,” pungkas Ngatiyana. (Rustandi)





Posting Komentar