Bhabinkamtibmas Cipada Hadiri Gema Maulid Akbar, 72 Anak Yatim Terima Santunan
Kegiatan keagamaan tersebut semakin bermakna dengan dilaksanakannya santunan kepada 72 anak yatim. Bhabinkamtibmas Desa Cipada Aipda Hilmiyana Toepan turut hadir dan berbaur bersama masyarakat dalam kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut.
Dalam kegiatan itu, Aipda Hilmiyana Toepan hadir berdampingan dengan Babinsa Koramil Cisarua Sertu Agus Supriatna. Kegiatan juga dihadiri pimpinan Pondok Pesantren Almuyasar Ustadz Rahmat, kepala sekolah, para guru, siswa-siswi SMA Cipta Mandiri serta masyarakat Desa Cipada.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, anggota Polri juga hadir untuk membangun komunikasi serta mempererat silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat.
Kapolsek Cisarua Kompol Iwan Setiawan, S.H., M.H., CPHR., mengatakan kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan dan sosial, menjadi ruang penting untuk memperkuat persatuan serta menjaga kondusivitas wilayah.
“Bhabinkamtibmas harus hadir dalam setiap kegiatan positif masyarakat. Kehadiran tersebut merupakan bagian dari pelayanan sekaligus upaya membangun komunikasi dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat,” ujar Kompol Iwan Setiawan.
Menurutnya, kegiatan Gema Maulid Akbar dan santunan anak yatim mencerminkan kuatnya nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Nilai kebersamaan tersebut harus terus dijaga karena menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.
Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat agar terus meningkatkan komunikasi dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
"Kapolsek mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan kepada aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Kewaspadaan terhadap lingkungan harus terus ditingkatkan, termasuk dalam mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas,” tegasnya.
Kompol Iwan menambahkan, sinergitas antara Polri, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan dan seluruh elemen warga menjadi kekuatan utama dalam menjaga situasi kamtibmas.
“Kebersamaan adalah kunci. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dan saling peduli, maka potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya. (Rustandi)






Posting Komentar