HIPPI KBB Resmi Dilantik, Bupati Dorong Pengusaha Perkuat Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja
Pelantikan tersebut diikuti sekitar 200 tamu undangan dari keluarga besar Persatuan Islam Kabupaten Bandung Barat. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Ketua Umum DPP HIPPI KH Cucu, Ketua Kadin KBB H Syamsul, Ketua Pimpinan Daerah Persis KBB KH Uus Firdaus serta Camat Cipatat Herman Permadi AP.
Mewakili Kapolsek Cipatat Kompol Dwi Meirani Sri Andriani Sapin, IPTU Dadan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Personel Polsek Cipatat juga diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian pelantikan berjalan aman, tertib dan kondusif.
Momentum pelantikan tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi titik awal bagi HIPPI untuk mengambil peran lebih besar dalam penguatan perekonomian Kabupaten Bandung Barat.
Dalam amanatnya, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menekankan pentingnya membangun dunia usaha dengan berpegang pada nilai amanah, kejujuran, integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.
"Bupati juga mendorong para pengusaha HIPPI agar tidak berhenti pada pola usaha konvensional. Kreativitas, kemampuan beradaptasi serta pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci agar pelaku usaha mampu bertahan sekaligus berkembang menghadapi perubahan zaman," ujarnya.
Selain inovasi, Jeje menegaskan pentingnya kolaborasi. Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah tidak mungkin dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat.
Kehadiran HIPPI diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak kebangkitan ekonomi Bandung Barat, termasuk membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Jadilah pengusaha yang amanah dan berkah dengan menjunjung tinggi kejujuran, integritas dan kepedulian terhadap sesama,” demikian pesan Bupati kepada jajaran pengurus HIPPI yang baru dilantik.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus HIPPI Kabupaten Bandung Barat yang menerima amanah organisasi. HIPPI diharapkan mampu tumbuh sebagai organisasi yang kuat, solid dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan talkshow bertema ekonomi jam'iyyah yang menjadi ruang untuk membahas penguatan peran pengusaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.






Posting Komentar