Turnamen Mandalamukti Cup 2026 Memanas di 8 Besar, Polisi Turun Jaga Sportivitas dan Kamtibmas
Pengamanan dilakukan sejak pertandingan dimulai sekitar pukul 14.30 WIB hingga kegiatan selesai. Polisi tidak hanya mengawal jalannya pertandingan, tetapi juga turun langsung memberikan imbauan kepada pemain, ofisial, panitia, hingga para pendukung agar pertandingan berlangsung sportif dan tetap kondusif.
Kanit Binmas Polsek Cikalongwetan Iptu Suherman, S.Sos., bersama Panit Intelkam Aiptu Setia Nugraha dan Bhabinkamtibmas Desa Mandalamukti Aiptu Ijang Sukarna terlibat langsung dalam pengamanan tersebut. Kegiatan juga diperkuat dengan sinergi bersama Kepala Desa Mandalamukti Riqi Colqia Tamam, Babinsa Koptu Asep Somantri, serta panitia turnamen.
Sebelum pertandingan berlangsung, personel kepolisian menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pemain dan ofisial agar mengedepankan sportivitas. Pemain diingatkan menghindari tindakan kasar, provokasi maupun tindakan yang dapat memicu keributan. Para pendukung juga diminta tetap tertib dan menghormati jalannya pertandingan serta keputusan wasit.
Pengamanan kemudian difokuskan pada sejumlah titik, mulai dari area lapangan, akses jalan, lokasi penonton hingga pengaturan parkir. Polisi juga melakukan pemantauan secara dinamis untuk mengantisipasi potensi gesekan antar pemain maupun pendukung.
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., menegaskan bahwa pengamanan kegiatan olahraga bukan semata-mata menjaga pertandingan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.
"Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, panitia, TNI, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda menjadi kunci dalam menjaga suasana pertandingan. Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan tetap aman dan kondusif tanpa insiden berarti," kata kapolsek.
Polsek Cikalongwetan juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat silaturahmi, bukan tempat mencari konflik. Semangat kompetisi harus tetap dibarengi sikap dewasa, sportif dan menghormati sesama peserta.
"Hasilnya, dua pertandingan babak delapan besar dapat berlangsung aman dan tertib. Pada pertandingan pertama, RW 01 harus mengakui keunggulan RW 16 dengan skor 0-1. Sementara pertandingan kedua dimenangkan RW 08 atas RW 13 dengan skor 2-0," tandas AKP Deden. (Rustandi)







Posting Komentar