Bukan Sekedar Peringatan Sumpah Pemuda, Walkot Cimahi Ungkap Dua Program Strategis di Cirendeu
Kehadiran dua program tersebut menjadi sorotan dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu (25/10/2026). Pasalnya, Koperasi Merah Putih telah dibangun di kawasan Cirendeu, sementara Sekolah Rakyat direncanakan berdiri di lokasi yang bersebelahan.
Ngatiyana menyebut, pengenalan kedua program itu menjadi bagian dari upaya menyampaikan kepada masyarakat tentang pembangunan yang tengah dan akan dikembangkan di wilayah tersebut.
"Di sini sudah dibangun Koperasi Merah Putih yang ada di Kota Cimahi, termasuk kita kenalkan juga rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang ada di sebelah Koperasi Merah Putih ini," ungkap Ngatiyana.
Ngatiyana menjelaskan, pembangunan Koperasi Merah Putih dan rencana Sekolah Rakyat tersebut melibatkan kolaborasi lintas pemerintahan. Sejumlah daerah yang disebut terlibat dalam kerja sama itu meliputi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.
"Menurutnya, sinergi antardaerah menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan yang diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat," tambah Ngatiyana.
Alhamdulillah, kami berkolaborasi dengan beberapa daerah, Provinsi Jabar, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi sendiri. Ini bentuk gotong royong membangun.
"Kolaborasi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama lintas wilayah dalam mendorong program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat dan perluasan akses pendidikan," tegas Ngatiyana.
Di balik rencana pembangunan Sekolah Rakyat, Ngatiyana menyoroti dukungan tokoh adat Kampung Cirendeu. Ia menyebut, rencana tersebut telah mendapat persetujuan dari para tokoh adat setempat sehingga diharapkan proses pembangunan dapat berlanjut dengan dukungan masyarakat.
"Alhamdulillah, kami berkolaborasi dengan tokoh adat yang ada di Cirendeu, ini disetujui semua. Mudah-mudahan nanti segera bisa terbantu pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Cimahi," harapnya.
Dukungan tokoh adat dinilai menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan menjaga keharmonisan antara pemerintah dengan masyarakat setempat.
Kini, perhatian tertuju pada kelanjutan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Kampung Adat Cirendeu. Jika terealisasi, program tersebut diharapkan dapat memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Sementara itu, keberadaan Koperasi Merah Putih menjadi salah satu program yang diperkenalkan pemerintah kepada warga dalam momentum peringatan Sumpah Pemuda," kata Ngatiyana.
Lebih dari sekadar perayaan tahunan, kegiatan di Cirendeu menjadi ruang untuk memperkenalkan arah pembangunan sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat. (Rustandi)





Posting Komentar