Gebrakan Wali Kota Cimahi, 100 ASN Adu Kreativitas Fotografi Jadi Pusat Aktvitas Kreatif
Sebanyak 100 ASN dari lingkungan Pemkot Cimahi, kecamatan hingga kelurahan mengikuti kontes tersebut. Dari seluruh peserta, terpilih 30 karya terbaik yang akan kembali diseleksi untuk menentukan para juara. Antusiasme ini menunjukkan bahwa ASN Cimahi memiliki potensi besar di bidang fotografi dan kreativitas digital.
Ngatiyana mengaku bangga melihat kemampuan para ASN yang tidak hanya berkutat dengan pekerjaan administratif di balik meja, tetapi juga mampu menunjukkan keterampilan di lapangan. Menurutnya, bakat dan potensi tersebut perlu diberikan ruang agar dapat berkembang dan memberikan nilai positif bagi lingkungan kerja pemerintahan.
"Pemilihan Walking Space sebagai lokasi kegiatan juga memiliki tujuan tersendiri, yakni meramaikan kawasan tersebut melalui aktivitas kreatif. Pemkot Cimahi ingin ruang publik tidak hanya menjadi tempat untuk dikunjungi, tetapi juga menjadi wadah kegiatan positif yang melibatkan berbagai unsur masyarakat," katanya.
Ngatiyana bahkan menginginkan kontes fotografi ini menjadi agenda rutin dan berkelanjutan.
"Ia telah menginstruksikan Disbudparpora untuk terus melaksanakan kegiatan tersebut dengan berkoordinasi bersama perangkat daerah terkait, sehingga kreativitas ASN dapat dimanfaatkan untuk menampilkan perkembangan program dan pembangunan Kota Cimahi," tambah Wali Kota.
Menariknya, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM. Meningkatnya aktivitas ASN di Walking Space dan kawasan kantin diharapkan turut mendorong transaksi jual beli, sehingga keberadaan kegiatan pemerintahan dapat memberikan manfaat langsung bagi perekonomian masyarakat sekitar.
"Tak hanya fotografi, Pemkot Cimahi juga berencana membuka ruang lebih luas bagi kreativitas generasi muda di bidang seni dan musik. Penampilan anak-anak muda diharapkan tidak hanya berlangsung setiap Jumat, tetapi juga dapat digelar pada hari kerja saat jam istirahat, sehingga suasana kawasan menjadi lebih hidup," ucap Ngatiyana.
Meski memberikan ruang bagi hiburan dan kreativitas, Ngatiyana menegaskan bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Seluruh ASN harus mampu mengatur waktu dan tanggung jawab agar kegiatan kreatif tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Langkah ini menjadi upaya membangun suasana kerja yang lebih positif, sekaligus memberikan kesempatan bagi ASN untuk menyalurkan bakat di luar rutinitas pekerjaan. Dengan ruang kreativitas yang memadai, ASN diharapkan semakin bersemangat, produktif, dan mampu menghadirkan ide-ide baru," tegas Ngatiyana.
Ke depan, keberhasilan program ini akan terlihat dari konsistensi pelaksanaannya, meningkatnya aktivitas di Walking Space, serta manfaat yang dirasakan pelaku UMKM dan masyarakat. Kontes fotografi juga berpotensi menjadi sarana komunikasi publik untuk memperkenalkan program pembangunan Kota Cimahi melalui karya visual yang menarik.
"Ngatiyana berharap kegiatan ini terus berjalan dan menjadi wadah bagi ASN untuk mengembangkan potensi terpendam, membangun semangat kerja, serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Pesannya jelas: kreativitas boleh berkembang, ruang publik harus semakin hidup, ekonomi masyarakat perlu bergerak, tetapi pelayanan kepada warga tetap nomor satu," tutup Ngatiyana. (Rustandi)








Posting Komentar