Hari Santri 2026 di Lembang, 500 Peserta Perkuat Semangat Kebangsaan dan Ukhuwah
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Alun-alun Lembang, Jalan Raya Lembang, Desa Jayagiri, itu diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur pesantren, organisasi keagamaan, pemerintah, dan masyarakat.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Sekretaris Kecamatan Lembang, H.M. Ali Kurniawan, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali peran santri dalam menjaga persatuan, memperkuat karakter bangsa, dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional.
Sejumlah unsur pimpinan wilayah turut hadir, di antaranya Danramil 0912 Lembang Kapten Inf Iyet Sarjana, Kapolsek Lembang AKP Bambang Haryono, perwakilan Apdesi, para kepala desa, pimpinan pondok pesantren, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Hadir pula perwakilan MWC NU, Muslimat NU, Fatayat NU, MUI, FKPP, KNPI, serta unsur pelayanan publik di Kecamatan Lembang.
Peserta upacara terdiri atas para santri, pengurus MWC NU, Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, dan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran lintas organisasi tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi antara pesantren, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.
Dalam amanatnya, inspektur upacara menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional ke-11 Tahun 2026 atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Peringatan ini dinilai sebagai perjalanan panjang yang patut disyukuri sekaligus menjadi pengingat agar santri terus mengembangkan potensi, bakat, dan kemampuan di bidang keagamaan maupun bidang lainnya.
"Selain meneguhkan semangat kebangsaan, kegiatan tersebut mendorong pengamalan nilai Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat. Semangat Ukhuwah Islamiyah, penguatan pendidikan pesantren, pembinaan umat, dan perluasan silaturahmi antarlembaga keagamaan menjadi bagian penting dari pesan yang disampaikan dalam peringatan tersebut," katanya.
Polsek Lembang turut melaksanakan pemantauan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Kehadiran personel kepolisian menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat sekaligus mendukung kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak peserta.
Kapolsek Lembang AKP Bambang Haryono menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan, toleransi, dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat. Ia juga mengingatkan warga agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian.
"Masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian 110 apabila menghadapi gangguan keamanan atau mengetahui kejadian yang membutuhkan penanganan petugas. Melalui momentum Hari Santri Nasional ini, diharapkan semangat santri semakin kuat dalam menjaga persatuan, memperkokoh nilai kebangsaan, dan membangun lingkungan yang aman serta kondusif. Seluruh rangkaian upacara berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman dan terkendali," tutup AKP Bambang. (Rustandi)







Posting Komentar