Kebakaran Hutan di Cikole Berhasil Dipadamkan, Kapolsek Lembang Pastikan Api Tak Meluas
Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.30 WIB setelah petugas parkir di Terminal Wisata Grafika Cikole melihat kepulan asap putih tebal yang berasal dari arah kawasan hutan. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Cikole Aipda Nuril Ahmad yang saat itu tengah melaksanakan patroli wilayah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Aipda Nuril Ahmad bersama petugas PT Palawi Risorsis, Perhutani, LMDH Giri Makmur Cikole dan warga RW 07 Kampung Cikole segera menuju lokasi yang diduga menjadi titik munculnya asap.
Setelah dilakukan pengecekan, petugas menemukan titik api di kawasan hutan lindung Petak 52 H Blok Tritop RPH Cikole BKPH Lembang KPH BDU, tepatnya pada koordinat -6.78252, 107.65349. Api membakar vegetasi berupa rumput atau ilalang serta tanaman pinus dengan perkiraan area terdampak sekitar 0,20 hektare.
Kapolsek Lembang AKP Bambang Haryono mengatakan, setelah titik kebakaran ditemukan, seluruh unsur yang berada di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat dan meluas ke bagian kawasan hutan lainnya.
"Selain pemadaman, petugas juga melakukan proses pendinginan di sekitar lokasi yang terbakar. Pendinginan dilakukan dengan memastikan tidak terdapat bara atau sumber api yang masih tertimbun dan berpotensi kembali menyala ketika terkena hembusan angin," kata kapolsek.
Berkat penanganan secara bersama-sama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah dilakukan pengecekan kembali, petugas tidak menemukan titik api maupun bara yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.
Dalam penanganan tersebut, sekitar 40 personel terlibat, terdiri dari unsur Polhut KPH BDU, PT Palawi Risorsis, SAR Brimob Yon B Cikole, KRPH Cikole, Bhabinkamtibmas Desa Cikole, karyawan Terminal Wisata Grafika Cikole, LMDH Giri Makmur Desa Cikole serta warga RW 07 Kampung Cikole.
"Hingga kegiatan penanganan selesai, situasi di lokasi kebakaran berlangsung aman dan lancar. Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses pengecekan di lapangan, sedangkan kerugian akibat kejadian tersebut juga masih dalam pendataan," tandas AKP Bambang. (Rustandi)








Posting Komentar