Kebakaran Rumah Kontrakan di Baros Saat Dini Hari, Dua unit Mobil Damkar Dikerahkan
Berdasarkan laporan kepolisian, kejadian diketahui sekitar pukul 01.15 WIB. Rumah kontrakan tersebut diketahui milik Suprapti, 65 tahun, yang berdomisili di kawasan Pasir Kumeli Atas. Saat kejadian, bangunan itu ditempati oleh tiga orang pengontrak.
Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, menghindari penggunaan sambungan listrik yang tidak sesuai standar, serta memastikan kondisi peralatan elektronik aman sebelum tidur atau meninggalkan rumah.
"Warga juga diminta segera menghubungi petugas apabila menemukan tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," pesannya.
Kapolsek menjelaskan, peristiwa pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Rasya Oktavian, 19 tahun. Saat pulang ke rumah sekitar pukul 01.15 WIB, ia melihat kepulan asap dari bagian atas rumah kontrakan tersebut. Merasa ada sesuatu yang tidak beres, saksi segera memeriksa kondisi bangunan.
"Setelah diperiksa, api ternyata sudah membakar bagian atas rumah. Saksi kemudian membangunkan para penghuni yang masih tertidur dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar agar segera dilakukan upaya penyelamatan serta pemadaman awal," tuturnya.
Bersama saksi lainnya, Chandra Aprilian, 27 tahun, dan warga setempat, upaya penanganan awal dilakukan sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Respons cepat warga menjadi langkah penting untuk membantu penghuni menyelamatkan diri dan mencegah api semakin meluas.
Sekitar 15 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas segera melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Berdasarkan data awal, luas keseluruhan area tempat kejadian mencapai 112 meter persegi, dengan objek yang terbakar diperkirakan sekitar 80 meter persegi.
"Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Hingga laporan awal dibuat, nilai kerugian material belum dapat ditaksir, sedangkan korban jiwa dilaporkan nihil,"' tegas Kompol Donny. (Rustandi)







Posting Komentar