Krisis Air Melanda Tugumukti, Bhabinkamtibmas Kawal Penyaluran Bantuan Air Bersih dari BPBD KBB
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Oktober 2026, mulai pukul 12.20 WIB hingga selesai, berlokasi di Kampung Tugu 2 RT 01 RW 07, Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Monitoring dilakukan oleh Aiptu Olan selaku Bhabinkamtibmas Desa Tugumukti bersama warga setempat guna memastikan bantuan air bersih dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kondisi musim kemarau yang masih berlangsung. Keterbatasan pasokan air menjadi tantangan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Olan memastikan proses penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi bentuk pelayanan kepolisian sekaligus upaya mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga yang tengah menghadapi kesulitan air bersih.
Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Masyarakat diimbau tetap menjaga kerukunan, saling membantu, serta mengutamakan kebersamaan dalam menghadapi persoalan keterbatasan air bersih yang terjadi di wilayah mereka.
Kapolsek Cisarua Kompol Iwan Setiawan berharap bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Bandung Barat dapat meringankan beban masyarakat Desa Tugumukti yang terdampak musim kemarau. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam menangani persoalan kebutuhan dasar warga, khususnya ketika pasokan air bersih mengalami keterbatasan.
"Diharapkan bantuan air bersih ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar menggunakan air secara bijak, tidak boros, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” pesannya.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, diharapkan penyaluran bantuan air bersih tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan sinergi antarlembaga dalam menghadapi dampak musim kemarau. Masyarakat pun diharapkan tetap waspada terhadap potensi kekurangan air dan menjaga ketersediaan air yang ada hingga kondisi kembali normal. (Rustandi)







Posting Komentar