Pemkab Bandung Siapkan Skema Baru, 450 Ton Sampah Per Hari Bakal Dikirim ke Legok Nangka
Langkah ini diambil atas petunjuk langsung Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung agar penanganan sampah tidak hanya mengandalkan armada dan TPA, tetapi juga memperkuat infrastruktur pengolahan akhir.
Kepala DLH Kabupaten Bandung, H. Ruli Hadiana, menegaskan bahwa persoalan sampah di Kabupaten Bandung tidak bisa diselesaikan sepihak oleh pemerintah saja. Dibutuhkan perubahan perilaku masyarakat, mulai dari memilah sampah dari rumah dan berhenti membakar sampah sembarangan.
"Menurut Ruli, Pemkab Bandung terus melakukan sosialisasi masif hingga tingkat kecamatan untuk mengedukasi warga tentang pentingnya mengelola sampah sejak dari sumbernya, yakni rumah tangga," ujarnya.
Sementara untuk di hilir, Pemkab menyiapkan dua langkah besar. Pertama, memaksimalkan pengiriman sampah ke TPPAS Legok Nangka dengan target 450 ton per hari, yang diharapkan mampu mengurangi beban sampah di wilayah Kabupaten Bandung.
"Kedua, Pemkab juga menyiapkan fasilitas pengolahan di Cicukang sebagai tempat penampungan dan pemilahan awal sebelum sampah residu dikirim ke Legok Nangka. Skema ini diharapkan membuat alur pengelolaan lebih terkontrol," tuturnya.
Ruli menjelaskan, Kabupaten Bandung hingga kini belum memiliki TPA mandiri yang dikelola sendiri, sehingga kerja sama regional dengan TPPAS Legok Nangka menjadi sangat vital untuk menjawab kebutuhan pengolahan sampah yang terus meningkat.
"Dengan kombinasi edukasi dari hulu dan penguatan infrastruktur di hilir, Pemkab Bandung optimis persoalan sampah yang selama ini menjadi pekerjaan rumah besar bisa mulai terurai secara bertahap dan berkelanjutan," tutup Ruli. (**)




Posting Komentar