Polsek Batujnar Dorong Pelajar SMPN 3 Batujajar Jadi Generasi Unggul, Stop Bullying dan Jauhi Narkoba
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB tersebut digelar di Kampus SMPN 3 Batujajar, Jalan Raya Haurngambang, Kampung Babakanpari, RT 02 RW 05, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar. Dalam kesempatan itu, Panit 2 Binmas Polsek Batujajar, Aiptu Soleh, bertindak sebagai pembina upacara bersama Bhabinkamtibmas Desa Batujajar Timur, Aiptu Cecep Rohmat.
Upacara bendera berlangsung sebagai bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus menjadi sarana edukasi bagi para siswa tentang pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa. Pesan kebangsaan disampaikan agar semangat persatuan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diterapkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari.
Dalam amanatnya, Aiptu Soleh memotivasi para pelajar untuk belajar dengan tekun, menghargai waktu, serta membiasakan hidup disiplin, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Menurutnya, generasi muda yang dipersiapkan menuju Indonesia Emas harus memiliki pengetahuan, tanggung jawab, dan karakter yang kuat sejak dini.
"Tak hanya soal prestasi akademik, para siswa juga diingatkan untuk mematuhi tata tertib sekolah dan mengisi masa muda dengan kegiatan positif. Kepolisian mengajak pelajar membangun pergaulan yang sehat, saling menghormati, serta menghindari kenakalan remaja, perkelahian, dan tawuran yang berpotensi berujung pada persoalan hukum," ujarnya.
Perhatian khusus diberikan terhadap tindakan perundungan atau bullying yang dapat berdampak buruk bagi korban maupun pelaku. Melalui pesan Stop Bullying, para siswa didorong untuk tidak merendahkan atau menyakiti teman, menghargai perbedaan, serta berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru maupun pihak yang dapat memberikan bantuan.
"Aiptu Soleh turut mengingatkan bahaya minuman keras, rokok, obat-obatan terlarang, dan narkoba yang dapat mengancam kesehatan serta menghancurkan cita-cita generasi muda. Para pelajar diharapkan mampu menjaga diri dari pengaruh pergaulan yang merugikan dan berani menolak ajakan melakukan tindakan yang melanggar aturan," tegasnya.
Di tengah perkembangan teknologi, siswa juga diimbau menggunakan media sosial secara bijak, tidak menyebarkan konten yang merugikan orang lain, serta menghindari aktivitas daring yang berdampak negatif. Pelajar juga diingatkan agar tidak menghabiskan waktu di tempat nongkrong atau warnet apabila kegiatan tersebut mengganggu kewajiban belajar dan keselamatan diri.
Kapolsek Batujajar Kompol Asep Saepuloh, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mendekatkan diri kepada dunia pendidikan sekaligus membangun kesadaran hukum sejak dini.
"Ia menegaskan pentingnya kedisiplinan, semangat menuju Indonesia Emas, gerakan antiperundungan, serta penolakan terhadap narkoba dan perilaku negatif agar tercipta lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif," pungkas Kompol Asep. (Rustandi)







Posting Komentar