Polsek Cipeundeuy Gelar Jum'at Curhat Tampung Keluhan Warga Soal Hoax dan Knalpot Brong
Polisi menerima berbagai aspirasi dan keluhan warga, mulai dari maraknya berita hoaks di media sosial, gangguan kamtibmas, hingga permintaan penertiban kendaraan berknalpot brong.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Cipeundeuy, Kompol Suandi, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Ciroyom. Turut hadir Kepala Desa Ciroyom, Babinsa, Ketua MUI desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sekitar 50 warga.
Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan pentingnya peningkatan pengawasan keamanan lingkungan melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling), penanganan berbagai persoalan sosial, serta penertiban kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai ketentuan.
"Menanggapi aspirasi tersebut, Kompol Suandi mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial, khususnya berita yang belum jelas kebenarannya dan berpotensi menimbulkan keresahan," pesannya.
Ia juga mengajak warga mengaktifkan kembali siskamling, meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak usia sekolah agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja, serta menjauhi praktik judi online yang dapat merugikan secara ekonomi dan berpotensi melanggar hukum.
"Terkait persoalan hukum di lingkungan masyarakat, Kapolsek menyampaikan bahwa permasalahan tertentu dapat diselesaikan melalui musyawarah kekeluargaan atau pendekatan keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, masyarakat diminta segera melaporkan kejadian menonjol kepada Kapolsek atau petugas piket Polsek Cipeundeuy," tegas Kompol Suandi.
Mengenai keluhan knalpot brong, Kompol Suandi menegaskan bahwa penertiban telah dilaksanakan oleh jajaran Polsek Cipeundeuy sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
"Kepala Desa Ciroyom menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran kepolisian di tengah masyarakat. Ia berharap Jum’at Curhat dapat dilaksanakan secara berkala agar komunikasi antara warga, pemerintah desa, dan kepolisian semakin erat," tandas Kompol Suandi. (Rustandi)






Posting Komentar