Sosialisasi IKD dan Agen Perlinsos di Cililin, Polri Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.30 WIB tersebut melibatkan unsur Kepolisian, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Barat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sosialisasi terkait mekanisme digitalisasi data perlindungan sosial serta pentingnya tertib administrasi kependudukan dalam mendukung ketepatan sasaran berbagai program perlindungan sosial pemerintah.
Namun, pelaksanaan sosialisasi mengalami kendala teknis karena aplikasi yang digunakan belum dapat diakses. Aplikasi tersebut diketahui sedang dalam proses pemeliharaan (maintenance) hingga Kamis, 8 Oktober 2026.
Dari unsur Polri, kegiatan dihadiri Kanit Intel Polsek Cililin, Kanit Binmas Polsek Cililin, personel Polsek Cililin yang tersprin, serta jajaran Bhabinkamtibmas.
Sementara itu, dari instansi terkait hadir sejumlah pejabat dan staf Dinas Sosial serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Barat.
Kapolsek Gununghalu AKP Maulana Yusup menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah dan masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik berbasis digital.
"Selain itu, sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat agar menggunakan layanan resmi pemerintah dan tidak mudah menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan program bantuan sosial," ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya tertib administrasi kependudukan, penggunaan layanan digital resmi, serta turut berperan dalam mengawasi dan melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan maupun penyimpangan terkait program perlindungan sosial,” ujar AKP Maulana Yusup.
"Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergi antara Polri dan instansi pemerintah diharapkan terus terjalin guna mendukung pelaksanaan program pelayanan publik dan perlindungan sosial yang tepat sasaran di wilayah Kabupaten Bandung Barat," tandas AKP Maulana. (Rustandi)






Posting Komentar