Walikota Cup Karate 2026 Resmi Ditutup, Cimahi Bidik Prestasi di Porprov Jabar
Kejuaraan yang diikuti 24 kontingen dengan total 453 atlet dari berbagai daerah tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Ia mengapresiasi seluruh atlet yang telah bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
"Menurut Ngatiyana, kejuaraan ini memiliki arti penting bagi pembinaan olahraga karate di Kota Cimahi. Selain menjadi wadah kompetisi, Walikota Cup juga menjadi ajang untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi Porprov Jawa Barat 2026,"ujarnya.
Ia menyebutkan, sejumlah atlet yang meraih prestasi dalam kejuaraan tersebut berpeluang dipersiapkan untuk memperkuat Kota Cimahi pada ajang Porprov mendatang.
“Prestasi bukan hanya karena kita hebat, tetapi karena latihan yang terus-menerus. Kalau tidak terus berlatih, prestasi yang sudah baik pun bisa tertinggal,” ujar Ngatiyana.
Wali Kota apresiasi kepada Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Cimahi yang telah menyelenggarakan kejuaraan tersebut. Ngatiyana berharap, melalui kompetisi seperti ini, akan lahir atlet-atlet karate potensial sejak usia dini yang mampu mengharumkan nama Kota Cimahi di tingkat regional maupun provinsi," tambahnya.
"Terkait target Porprov Jawa Barat 2026, Ngatiyana menegaskan bahwa Kota Cimahi menargetkan sedikitnya 15 medali emas dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Ia berharap para atlet dapat mempersiapkan diri secara maksimal demi mencapai target tersebut,"tandas Ngatiyana.
Sementara itu, Ketua FORKI Kota Cimahi, Lucky Sugih Mauludin, SE, mengatakan pelaksanaan Piala Wali Kota Cimahi Cup Karate 2026 berjalan lancar dan aman sesuai harapan.
“Alhamdulillahirabbilalamin, pada hari ini kita sudah melaksanakan kegiatan Piala Wali Kota Cup Tahun 2026 yang berjalan dengan lancar dan aman,” ujarnya.
Lucky menjelaskan, para atlet yang berhasil meraih prestasi dalam kejuaraan ini akan menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan. Mereka diharapkan dapat dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan pada tingkat yang lebih tinggi.
"Menurutnya, selama dua hari pelaksanaan, pertandingan berlangsung dengan suasana yang menyenangkan, tetapi tetap mengedepankan keseriusan dan semangat kompetisi. Hal tersebut penting karena Walikota Cup menjadi salah satu sarana untuk menjaring bibit-bibit atlet karate potensial yang dapat dikembangkan ke jenjang berikutnya," kata Lucky.
Lucky menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Cimahi, khususnya Wali Kota Cimahi, KONI Kota Cimahi, Disbudparpora Kota Cimahi, serta Bank BJB selaku sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Menanggapi target 15 medali emas pada Porprov Jawa Barat 2026, Lucky menjelaskan bahwa target tersebut merupakan sasaran untuk seluruh cabang olahraga di Kota Cimahi, bukan hanya cabang karate.
"Meski demikian, pihaknya berharap karate dapat turut berkontribusi menyumbangkan medali emas bagi Kota Cimahi," kata Lucky.










Posting Komentar