Polsek Cipatat Amankan Dua Gereja, Puluhan Jemaat Jalankan Ibadah dengan Khidmat
Polres Cimahi, Suara Pakta.Com – Jajaran Polsek Cipatat Polres Cimahi melaksanakan pengamanan kegiatan kebaktian umat Nasrani di dua gereja wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (8/11/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat sekaligus menjamin umat beragama dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan aman dan nyaman.
Lokasi pertama yang mendapat pengamanan adalah Gereja Pasundan Indonesia di Kampung Andir RT 01/13 No. 34, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat. Ibadah mengangkat tema "Sabda Illahi Menginspirasi Budaya Digital" dan dipimpin Pendeta Albert Nambaho, M.Si., dengan jumlah jemaat sekitar 40 orang.
Pengamanan juga dilaksanakan di Gereja Kristen Protestan Indonesia yang berada di Kompleks Pusdif Cipatat RT 01/09, Desa Cipatat. Ibadah di gereja tersebut mengangkat tema "Nasehat Dalam Menghadapi Pengajar Yang Sesat" dan dipimpin Pendeta Lerman Sagala bersama Firman Vikar Theopani, C.MS., S.Th., dengan jumlah jemaat sekitar 60 orang.
Kapolsek Cipatat KOMPOL Hj. D.M.S. Andriani Sapin, S.Pd., M.H.I., menegaskan bahwa personel diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah berlangsung dengan khidmat, aman dan kondusif.
"Selain melakukan pemantauan di sekitar gereja, personel juga melaksanakan langkah pengamanan guna mengantisipasi kemungkinan gangguan Kamtibmas yang dapat menghambat pelaksanaan ibadah,"ujarnya.
Kapolsek menyampaikan imbauan kepada jemaat dan pengurus gereja agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kerukunan antarumat beragama serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila membutuhkan bantuan pengamanan pada kegiatan keagamaan.
Kehadiran Polri di rumah ibadah menjadi wujud nyata pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan agama maupun keyakinan. Sinergitas dengan tokoh agama dan pengurus gereja diharapkan terus terbangun demi menjaga keharmonisan lingkungan.
"Selama kegiatan kebaktian berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Seluruh jemaat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa adanya gangguan menonjol, sehingga wilayah Cipatat tetap terjaga dalam suasana damai dan toleran," tegas Kompol DMS Andriani. (Rustandi)







Posting Komentar