7 Titik Rawan Macet di KBB Saat Libur Nataru
Kab.Bandung Barat, Suara Pakta.Com- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah memetakan tujuh titik rawan kemacetan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Kepala Dishub KBB, Mochamad Ridwan, mengatakan bahwa titik-titik yang diprediksi padat tersebar di jalur penghubung antarkabupaten dan kawasan wisata.
"Titik rawan meliputi Jalan Dago Giri, Jalan Punclut–batas Kota Bandung, Jalan Purwakarta, Jalan Cipatat, Cimareme–Batujajar, Lembang–batas Kota Bandung, serta Cipeundeuy–Cikalongwetan," ungkap Ridwan, Jumat (26/12/2025).
Untuk meminimalkan kemacetan, Dishub KBB menyiapkan sejumlah skema manajemen dan rekayasa lalu lintas, khususnya di wilayah Padalarang. Salah satunya adalah kanalisasi jalur angkutan umum dan penataan parkir di depan Pasar Tagog Padalarang, yang disesuaikan dengan situasi lalu lintas di lapangan.
"Kami berkoordinasi erat dengan Organda, Polres Cimahi, dan Polsek Padalarang dalam semua pengaturan ini," jelas Ridwan.
Personel pengatur lalu lintas juga ditempatkan di persimpangan strategis seperti Persimpangan Purabaya dan Stasiun KCIC Padalarang.
"Di kawasan Lembang, kanalisasi menggunakan traffic cone dipasang di titik-titik padat seperti Simpang Beatrik, Simpang Grand Hotel, depan Farmhouse, Floating Market, dan Persimpangan Cibogo, kata Ridwan
Jika terjadi kepadatan di Lembang, kendaraan dari arah Subang dan Lembang menuju Bandung bakal diallahihkan ke jalur alternatif seperti Jalan Punclut dan Jalan Dago Giri.
"Kami juga menyiapkan sistem satu arah maupun contraflow (aliran berlawanan) dari dan menuju Lembang, bekerja sama dengan Polres Cimahi dan Polsek Lembang," ujar Ridwan.
Pemantauan lalu lintas secara mobile dilakukan di ruas jalan menuju destinasi wisata Cisarua, Parongpong, dan Lembang.
"Rekayasa lalu lintas juga diterapkan di wilayah Batujajar–BBS dan Cihampelas dengan penempatan petugas di persimpangan BBS serta Pasar Cihampelas, berkoordinasi dengan Polsek Cililin. Semua upaya ini dilakukan agar mobilitas masyarakat selama libur Nataru tetap lancar dan aman,"Pungkas Ridwan. (**)





Posting Komentar