Polsek Margaasih Gerak Cepat Tangani Kebakaran Gudang Plastik dan Bengkel Kursi
Kobaran merembet ke Gudang 2, Gudang 3, Gudang 4, hingga ke bengkel kursi di sebelahnya. Nurman segera menghubungi pemilik dan pihak Damkar. Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar bersama Pawas, gabungan piket fungsi, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa langsung tiba di TKP. Pemadaman melibatkan 1 unit Damkar TKI, 4 unit Damkar Soreang, 1 unit Damkar Cileunyi, 1 unit Damkar Baleendah, 1 unit Damkar Pasira, ditambah 1 unit Rescue Kab. Bandung dan 1 unit Ambulans Puskesmas Margaasih. Petugas PLN juga hadir mengamankan jaringan listrik.
Piket Mako Polsek Margaasih gerak cepat merespons laporan yang masuk pukul 05.30 WIB, sementara kobaran pertama kali diketahui menyala sekitar pukul 04.30 WIB.
Api menghanguskan 4 unit bangunan Gudang Sampah Plastik milik H. Obar beserta tumpukan bahan baku sampah plastik di dalamnya. Kobaran merembet ke bangunan CV. Indra Jaya Pratama, bengkel produksi dan reparasi kursi milik Surya, yang berada tepat di samping Gudang 1. Bahan baku serta barang jadi berupa kursi besi ikut terbakar. Total kerugian kedua lokasi belum bisa ditaksir. Korban jiwa nihil," kata Kapolsek Margaasih Kompol Bonny Yuniar.
"Kapolsek melanjutkan, menurutnya Kronologi bermula saat saksi Akung, (33) pekerja gudang yang tidur di Gudang 1 merasa kepanasan lalu terbangun dan melihat api sudah menyala di pojok belakang kanan,"ujarnya.
Kemudian, Akung berteriak minta tolong dan didengar saksi Nurman, (50) yang sedang salat Subuh. Nurman bersama saksi Kiki Sodikin, (57) menolong Akung keluar. Api cepat membesar karena angin kencang dan banyaknya bahan mudah terbakar,"tambah Kapolsek.
Tindakan kepolisian meliputi TP TKP, mengambil keterangan tiga saksi pekerja gudang, mengumpulkan barang bukti, dokumentasi, dan membuat laporan. Penyebab awal kebakaran belum dapat dipastikan karena api masih besar saat penanganan dan masih dalam proses pemadaman oleh Damkar.
"Kapolsek memastikan penyelidikan penyebab kebakaran akan dilakukan setelah api padam total, ia menghimbau pemilik usaha tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi korsleting dan sumber api di gudang bahan mudah terbakar. Segera lapor bila melihat tanda bahaya. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah olah TKP selesai," Pungkas Kompol Bonny Yuniar. (Rustandi)







Posting Komentar