Unjuk Kapinter ASN Tanpa Anggaran Diapresiasi, Ngatiyana: Purna Bakti Bukan Akhir Pengabdian
Penghargaan diberikan atas kinerja penyusunan LPPD, pencapaian dan pelaporan SPM, serta pelaksanaan program strategis nasional. “Ini pengakuan atas kerja keras, integritas, dan komitmen tingkatkan tata kelola pemerintahan,” katanya.
Ngatiyana juga memberi apresiasi khusus kepada pemenang juara 1, 2, dan 3 Unjuk Kapinter ASN Kota Cimahi “Mantap Makin Hepi”. Kegiatan ini jadi ajang pengembangan kapasitas dan kompetensi ASN.
“Yang lebih penting, kegiatan ini inisiatif kreatif yang dilaksanakan tanpa pembebanan anggaran,” tegasnya. Menurut Ngatiyana.
Unjuk Kapinter ASN bukti otonomi daerah di Cimahi diimplementasikan inovatif, efisien, dan berdampak.
Dalam amanatnya, Wali Kota menyampaikan pesan khusus kepada pegawai yang telah dan akan memasuki masa purna bakti. Fase ini bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan transisi pengabdian di tengah masyarakat.
"Pengalaman, kearifan, dan nilai-nilai yang dibangun selama bertugas jadi modal sosial berharga untuk terus memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. “Ilmu dan keteladanan jangan berhenti di kantor,” pesannya.
Ngatiyana mengajak seluruh jajaran menjadikan momentum Hari Otda ke-30 sebagai penguat komitmen membangun pemerintahan daerah yang mandiri, profesional, dan berorientasi pada hasil.
"Ia mengajak, mari terus bergerak satu irama. Yang aktif tingkatkan kinerja, yang purna bakti tetap mengabdi untuk Cimahi maju,” tutup Ngatiyana. (Rustandi)






Posting Komentar