Pemkot Cimahi Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang Citeureup
Pemerintah Kota Cimahi bergerak cepat menurunkan tim gabungan Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Damkar, Dishub, dan aparat kewilayahan. Langkah pertama difokuskan pada penanganan korban luka serta pemotongan batang pohon agar akses jalan kembali terbuka. Evakuasi dilakukan kurang dari satu jam setelah kejadian.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kota Cimahi Agus Irwan Kustiawan mengatakan, 11 orang menjadi korban dalam insiden ini.
"Sembilan di antaranya siswa SD. Delapan anak sudah diperbolehkan pulang karena hanya luka ringan, sedangkan satu anak masih menjalani rontgen di rumah sakit. "Tidak ada korban jiwa," tegas Agus.
Dari hasil asesmen awal, pohon trembesi itu tumbang akibat pembusukan di bagian tengah batang. Meski akar dan pangkalnya masih kokoh, kondisi lapuk membuat pohon tidak kuat menahan beban.
"Dugaan lain, batang sering tertemper bak truk box yang melintas sehingga mempercepat kerusakan struktur pohon," tambah Agus
Agus menjelaskan, DLH Kota Cimahi rutin melakukan pemeliharaan dan pengecekan pohon aset pemerintah. Pohon yang dinilai membahayakan langsung dipangkas atau ditebang.
"Kalau menemukan yang berpotensi tumbang dan membahayakan, kita segera eksekusi pemangkasan. Setiap hari ada petugas yang keliling," ujarnya.
DLH Kota Cimahi menghimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama musim pancaroba. Warga diminta tidak berteduh di bawah pohon besar ketika angin kencang, segera melapor bila melihat pohon miring, dahan rapuh, atau batang yang berlubang.
"Pengemudi kendaraan besar juga diingatkan mengatur tinggi muatan agar tidak merusak dahan pohon di tepi jalan. Saat ini Jalan Encep Kartawiria sudah dapat dilalui kembali dengan normal," tandas Agus. (Rustandi)





Posting Komentar