GPM PANGSI Diserbu Warga dan ASN, Sembako Murah di Halaman Pemkot Cimahi
Kegiatan ini digagas Dinas Pangan dan Pertanian Dispangtan Kota Cimahi. Total 31 tenant ikut meramaikan. Semua pelaku usaha ber-KTP Cimahi, kecuali beras SPHP yang disuplai Bulog.
Komoditas yang dijual lengkap. Mulai beras SPHP Rp58.000/5 kg, beras lokal Rp70.000/5 kg, gula Rp17.500/kg, Minyakita Rp31.400/2 liter, telur Rp26.000/kg, daging ayam Rp33.000/ekor.
"Untuk protein hewani ada daging sapi Rp70.000 sampai Rp130.000/kg. Bumbu dapur juga murah: cabai rawit Rp75.000/kg, cabai keriting Rp60.000/kg, bawang merah Rp50.000/kg, bawang putih Rp40.000/kg. Aneka buah dan sayur tersedia," kata Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Dispangtan Agus Mamidin Parid
"Agus Mamidin Parid, jelaskan konsep 3B. “DiBina penyuluh, DiBela ada bibit pupuk, DiBeli lewat bazar GPM. Tujuannya potong rantai distribusi biar harga langsung ke konsumen,” ungkapnya.
Animo masyarakat melebihi ekspektasi. “Membludak, konsumen masyarakat campur ASN juga banyak,” kata Agus.
GPM PANGSI digelar untuk kendalikan inflasi daerah. Sekaligus jadi rangkaian HUT Kota Cimahi ke-25. Warga dapat sembako murah dan lokasi dekat, tidak perlu jauh ke pasar induk.
Sesuai kalender, GPM target 27 kali setahun atau minimal 2 kali sebulan. “Sudah 13 kali terlaksana di kelurahan-kelurahan berbeda,” sebut Agus. Program ini akan terus keliling.
"Pemkot Cimahi berharap GPM rutin bantu stabilkan harga dan ringankan beban warga. Dengan harga di bawah pasar, kebutuhan pokok tetap terjangkau di tengah naik-turunnya harga nasional," tutup Agus Mamidin Parid. (Rustandi)





Posting Komentar