Polres Cimahi Ikuti Latihan Pra Patuh Lodaya 2026, Siapkan Personel Humanis dan Profesional
Hadir memberikan arahan Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, dan Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono, Para instruktur dari Ditlantas dan Dit Intelkam Polda Jabar menyampaikan materi mulai dari intelijen, konsep umum, hingga fungsi satgas preemtif, preventif, gakkum, dan ban ops.
Kabag Ops Polres Cimahi Kompol Saeful Bahri menyampaikan bahwa dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Jabar menekankan Patuh Lodaya bukan sekadar menindak pelanggar. Tugas utama membangun budaya patuh berlalu lintas. Personel diingatkan era digital semua orang bisa merekam, sehingga penampilan, sikap, dan cara bicara harus rapi, sopan, berwibawa. Integritas jadi kunci menjaga kepercayaan publik.
"Ia menambahkan selain Wakapolda, Dirlantas Polda Jabar juga menyampaikan ketentuan umum kegiatan 8–21 Juni 2026 selama 14 hari di seluruh wilayah hukum Polda Jabar. Pola yang dikedepankan edukatif, persuasif, humanis, dengan penegakan hukum elektronik ETLE sebagai instrumen utama. Targetnya menurunkan pelanggaran, kecelakaan, serta korban luka dan meninggal dunia, "kata Kompol Saeful Bahri.
Materi intelijen disampaikan Kabag Analis Dit Intelkam. Fungsi intelijen diarahkan sebagai deteksi dini potensi gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas, serta penguatan koordinasi lintas instansi. Kabag Binopsnal Dit Lantas menjelaskan pola 50% represif, 30% preventif, 20% preemtif dengan dukungan ETLE.
Kasubdit Kamsel, Plt Kasat PJR, Kasubdit Gakkum, dan Kasubdit Regident memaparkan tugas masing-masing satgas. Fokus Satgas Kamsel pada edukasi safety riding, ramp check angkutan umum, dan kampanye multi-media. Satgas Preventif siaga di lokasi rawan macet dan laka. Satgas Gakkum maksimalkan ETLE Handheld, Mobile, dan Statis. Satgas Ban ops menangani yankes, publikasi, dan propam.
"Kompol Saeful Bahri, menegaskan seluruh arahan akan ditindaklanjuti. Dengan semangat “Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas”, Polres Cimahi siap mengimplementasikan Patuh Lodaya 2026. Personel dituntut tegas, santun, manusiawi, dan tidak diskriminatif agar kesadaran tertib berlalu lintas terbentuk jangka panjang," tandasnya. (Rustandi)







Posting Komentar