Polsek Batujajar Imbau Warga Waspada Usaha Bensin Eceran, Jangan Dekatkan Api ke Bahan Bakar
Kerugian yang dialami pemilik Sdr. Hana cukup besar: 2 unit motor Honda Supra X dan Verza, 2 bangunan permanen, stok ban baru, 36 botol bensin 1 liter, dan kabel provider. Api juga merembet ke kios servis kompor gas sebelah.
Kapolsek Batujajar Kompol Asep Saepuloh, menegaskan usaha bensin eceran dan tambal ban memiliki risiko tinggi.
“Bensin, solar, LPG adalah bahan mudah terbakar. Satu percikan api kecil saja bisa jadi kebakaran besar dalam hitungan detik,” jelasnya.
Kapolsek mengimbau pelaku usaha sejenis segera evaluasi SOP keamanan. Pisahkan area pengisian bensin dari area yang menggunakan api seperti kompor, las, atau rokok. Sediakan APAR dan pasir untuk penanganan awal.
"Kompol Asep juga meminta warga yang membeli bensin eceran tidak merokok atau menyalakan korek api di dekat kios. Jangan isi bensin ke jerigen dekat sumber api. Utamakan keselamatan diri dan orang lain.
Polsek Batujajar akan berkoordinasi dengan Pemdes Galanggang dan instansi terkait untuk pendataan dan pembinaan usaha rawan kebakaran. Tujuannya menekan potensi kejadian serupa terulang.
“Warga Batujajar, kalau punya usaha bensin eceran atau tambal ban, pasang APAR, jauhkan api, dan beri rambu ‘Dilarang Merokok’. Warga sekitar juga awasi. Kalau lihat kios yang tidak aman, lapor ke Bhabinkamtibmas atau Polsek. Cegah lebih baik daripada padamkan.," tandas Kompol Asep Saepuloh. (Rustandi)







Posting Komentar