Sekda Cimahi: 67,3% Penduduk Usia Produktif Jadi Modal Utama Ekosistem Kreatif
Pertanyaan tersebut di sampaikan saat menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke PT Ayena Mandiri Sinema (Ayena Studio) di Gedung BITC, Jalan Mintareja, Kelurahan Baros, Kota Cimahi, Jumat 5 Juni 2026.
"Penguatan ekosistem industri kreatif di Cimahi sangat ditopang oleh potensi SDM, di mana sekitar 67,3 persen penduduk kita berada pada usia produktif. Ini menjadi modal utama pengembangan sektor kreatif,” ujar Maria
Upaya membangun ekosistem itu tidak instan. Pemkot Cimahi sudah memulai sejak 2009 lewat penguatan sistem inovasi daerah. Fondasi ini jadi pijakan pengembangan sektor kreatif, terutama animasi dan media digital yang saat ini berkembang pesat.
"Salah satu wujud nyata dari fondasi tersebut adalah Baros Information Technology and Creative atau BITC. Pusat kreatif ini diresmikan pada 2012 dan kini berfungsi sebagai tempat inkubasi, pelatihan, hingga coworking space bagi pelaku industri kreatif, termasuk studio animasi," terang Maria.
Sejak 2009 kami membangun fondasi ekosistem ini melalui sistem inovasi daerah. Fasilitas yang ada saat ini merupakan hasil pengembangan jangka panjang untuk mendukung industri kreatif,” tambah Sekda Maria.
"Seiring waktu, BITC berkembang menjadi simpul utama ekosistem animasi Cimahi. Di dalamnya berjejaring komunitas, studio kreatif, dan pelaku usaha berbasis teknologi digital. Kolaborasi ini melahirkan banyak karya yang tembus pasar nasional," ucap Maria.
Saat ini Cimahi memiliki empat subsektor unggulan ekonomi kreatif. Yakni makanan dan minuman, kerajinan, tekstil dan produk tekstil, serta animasi dan media kreatif. Subsektor terakhir dinilai paling menonjol dan menjadi ciri khas daerah.
Data kajian menunjukkan ekosistem animasi Cimahi sudah melahirkan 20-30 studio kreatif aktif. Outputnya mencapai ribuan karya animasi dan konten digital yang dipasarkan lewat berbagai platform. Program inkubasi komunitas dan studio lokal bahkan mencatat nilai ekonomi sekitar Rp1,2 miliar.
"Ke depan, Pemkot Cimahi akan terus memperkuat kapasitas SDM lewat pelatihan, kompetisi, pameran, dan kolaborasi lintas komunitas. “Penguatan ekosistem ini kami arahkan agar pelaku industri kreatif dapat lebih kompetitif dan memiliki akses pasar yang lebih luas,” tutup Maria Fitriana. (Rustandi)






Posting Komentar